Diduga Beroperasinya MBG, Harga Sayur di Kota Pasuruan Naik hingga Dua Kali Lipat

surabayapagi.com
Ilustrasi. Salah satu penjual sayur di pasar tradisional Kota Pasuruan. SP/ PSR

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Dalam sepekan terakhir, harga berbagai komoditas sayur mayur di Pasar Tradisional Kebonagung, Kota Pasuruan naik. Bahkan, harga komoditas timun dan sawi mengalami lonjakan harga secara signifikan. Dan hampir seluruh jenis sayuran mengalami kenaikan harga namun timun menjadi komoditas dengan lonjakan tertinggi. 

Kenaikan harga mulai terasa sejak awal pekan atau bertepatan dengan dimulainya kegiatan belajar di sekolah. Menurutnya, pasokan sayuran dari petani berkurang sehingga harga kulakan ikut meningkat. Oleh karenanya, para pedagang menilai terbatasnya pasokan dari daerah penghasil menjadi penyebab utama kenaikan harga. 

Baca juga: Dipicu Musim Kemarau dan Suhu Dingin, Harga Sayuran di Pasar Tradisional Kota Malang Naik

"Pasokan dari petani memang berkurang. Akibatnya harga dari pengepul naik, sehingga kami juga terpaksa menaikkan harga jual," ujar Hanida, salah satu pedagang, Senin (20/07/2026).

Baca juga: Menteri UMKM, Dikeluhi Pengusaha soal Kelola MBG

Namun, sebagian di antaranya juga menduga meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mendorong tingginya permintaan, sehingga stok sayuran di pasar tradisional menjadi lebih terbatas.

Pasalnya, sebelum libur sekolah, timun dijual sekitar Rp12 ribu/kilogram. Saat liburan, harganya sempat turun Rp10 ribu/kilogram. Kini, harga timun melonjak hingga Rp20 ribu/kilogram. Sementara Harga terong naik dari Rp8 ribu/kilogram menjadi Rp10 ribu/kilogram. Sedangkan labu siam harganya meningkat dari Rp5 ribu/kilogram menjadi Rp7 ribu/kilogram.

Baca juga: Diduga Fenomena Libur MBG, Harga Bapok di Pasar Kota Malang Turun hingga 50 Persen

Sementara itu, untuk harga daging ayam juga masih bertahan tinggi di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Naik dibanding sebelumnya yang berada di angka sekitar Rp31 ribu per kilogram. "Nggak tahu juga. Kata orang-orang pas sama ada MBG masuk itu," kata Aminah. ps-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru