Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

surabayapagi.com
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mencegah paparan konten negatif, seperti tayangan kekerasan dan perundungan serupa kepada teman-temannya di lingkungan sekolah, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur menginstruksikan seluruh guru menguatkan pembatasan dan pengawasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah oleh pelajar.

"Pengawasannya kalau di sekolah saya minta guru-guru lebih ekstra, salah satunya dengan pembatasan penggunaan gadget di sekolah," kata Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Senin (27/07/2026).

Baca juga: Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemkot Malang Gencarkan Pemantauan di Pasar

Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah dituangkan di dalam surat edaran dan telah disosialisasikan ke seluruh sekolah, jenjang SD hingga SMP. Sehingga, pemerintah daerah setempat meminta para guru mengawasi aktivitas setiap pelajar saat jam pulang sekolah, dengan memastikan bahwa pihak yang mengantar dan menjemput merupakan keluarga siswa maupun siswi.

Meski demikian, ia menyatakan untuk memastikan perlindungan anak berjalan optimal tetap memerlukan peran dari banyak pihak, seperti Dewan Pendidikan yang dinilainya memiliki peran vital karena menjadi mitra bagi pemerintah daerah merumuskan sebuah kebijakan, termasuk pola pencegahan kekerasan maupun perundungan pada anak di sekolah.

Baca juga: Pemkot Malang Salurkan Bantuan Seragam Sekolah Pelajar Prasejahtera SD dan SMP

"Kami berharap bisa bersama-sama menekan kekerasan, membuat kebijakan terkait perlindungan anak, perundungan, dan berbagai persoalan lain di dunia pendidikan," katanya.

Sedangkan, untuk keamanan aktivitas anak di rumah, dia menyampaikan Pemkot Malang sudah mengimbau kepada setiap orang supaya membangun kedekatan dengan anak. Menurutnya hubungan antara orang dan anak merupakan bagian penting dalam penguatan perlindungan dari tindak kekerasan.

Baca juga: Tingkatkan Keamanan Lingkungan, Pemkot Malang Reposisi Tata Letak CCTV

"Karena salah satu tempat terjadinya kekerasan kepada anak justru berasal dari lingkungan sekitar karena itu kami tetap waspada," ucapnya. ml-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru