SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Untuk mengerjakan proyek infrastruktur yang masuk dalam program strategis daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar yang terdiri atas 10 kegiatan yang mencakup sejumlah sektor, dengan tujuh kegiatan di antaranya berada di bidang PUPR.
"Di Nganjuk ini kami punya program yang namanya program strategis daerah. Kami kelompokkan ada 10 kegiatan, di PUPR ada tujuh," ujar Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Minggu (02/08/2026).
Baca juga: Tuntas Akhir Juli, Pemkab Nganjuk Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat
Sementara itu, untuk proyek PUPR tersebut meliputi peningkatan Jalan Gondang Kulon-Ngluyu, Jalan Sukomoro-Kecubung, rekonstruksi Jalan Taman Berdoa Asri, pembenahan Stadion Anjuk Ladang, peningkatan Jalan Sumber Miri-Lengkong, Jalan Wilangan-Bumo, serta Jalan Sawahan-Ngasem. Dan untuk Jalan Gondang Kulon-Ngluyu, pekerjaan dilakukan pada ruas dengan lebar sekitar lima meter dan panjang sekitar 6,03 kilometer. Pekerjaan tersebut saat ini mulai dilaksanakan.
Baca juga: Lomba Panahan Tradisional Bertajuk ‘Gladen Alit’ di Nganjuk, Berbaju Adat Jawa
Selanjutnya, Pemkab Nganjuk juga mengerjakan Jalan Sukomoro-Kecubung yang sebelumnya sempat mendapat perhatian masyarakat karena kondisi jalannya. Ruas tersebut menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur pada tahun ini sekaligus melakukan rekonstruksi Jalan Taman Berdoa Asri di wilayah Pucuk, Kecamatan Gunung Pandan. Ruas tersebut disebut belum pernah mendapatkan penanganan secara menyeluruh sebelumnya.
Selain itu, Pemkab Nganjuk juga memperbaiki Jalan Sumber Miri-Lengkong yang dinilai membutuhkan penanganan karena kondisi jalan yang rusak dan sebelumnya belum mendapatkan perbaikan secara optimal. Jalan Wilangan-Bumo juga menjadi perhatian karena sebelumnya pernah diperbaiki, tetapi kembali mengalami kerusakan setelah dilalui kendaraan berat pengangkut hasil tambang. Adapun Jalan Sawahan-Ngasem diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan wisata alam.
Baca juga: Momentum Safari Ramadhan, Bupati Nganjuk Pastikan Gabah Petani Terserap Rp 6.500 per Kilogram
"Jangan lelah mengabdi untuk masyarakat. Jangan mengeluh karena capek. Kami juga punya program URC jalan, URC drainase, dan URC Jaga Tirta. Pagi laporan, siang langsung dibenahi. Kami harus terus mencari dana-dana tambahan untuk membantu masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraannya," jelasnya. ng-01/dsy
Editor : Redaksi