SURABAYAPAGI.com, Sampang - Menindaklanjuti viralnya temuan misteri tanah yang mengeluarkan suara gemercik air di Desa Gunungeleh, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, saat ini mulai menemukan titik terang. Temuan itu didapat setelah pemerintah daerah menerjunkan tim untuk menyelidiki fenomena yang viral di media sosial tersebut.
Selain melakukan survei, Tim gabungan dari BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengambil sampel tanah guna diteliti lebih lanjut. Dalam temuan fakta tersebut, petugas menemukan lumpur hitam berbau belerang saat melakukan pengecekan di lokasi dari daerah pemilihan setempat.
Baca juga: Teror Bondet Hantui Warga di Probolinggo, Tembok Rumah Sampai Jebol
"Hingga hari ini suara kemercik air di titik itu masih terdengar jelas. Secara kasat mata memang tidak ada keanehan di permukaan. Tanaman tembakau nampak subur," jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sampang Fajar Arif Taufikurrohman, Selasa (04/08/2026).
Lebih lanjut, soal temuan tanah tersebut berlumpur warna hitam di bawah tanah sedalam 50 cm di area itu. Ia juga menyebutkan lumpur itu berbau belerang dan telah diambil sampelnya. Oleh karenanya, pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tetap menunggu hasil kajian teknis mengenai penyebab munculnya suara itu. Pihaknya meminta kepada pengelola lahan agar tetap waspada.
Baca juga: Viral Soal Tuduhan Eksploitasi, Pemkot Pastikan Anak Bersekolah dan Diasuh Baik oleh Ayahnya
"Hasil ini masih akan dilakukan kajian dan koordinasi dengan instansi teknis. Perlu kajian ilmiah agar penyebab fenomena ini dapat diketahui. Karena ada bau belerang jangan merokok ataupun menyalakan api di sekitar itu," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, dalam video yang telah disaksikan lebih dari 500 ribu kali dan dibanjiri ribuan komentar itu, tampak area sawah yang sedang ditanami tembakau mengeluarkan suara nyaring mirip gelembung air dari aliran yang deras. Warga setempat pun memberi penanda berupa kayu pada titik sawah yang menjadi sumber suara tersebut. Sehingga, pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang sambil menunggu hasil kajian teknis mengenai penyebab munculnya suara gemuruh dari area persawahan tersebut. sm-01/dsy
Baca juga: Viral Pemuda Pencuri Bunga di Jalur Hijau Surabaya, Siap-siap Denda Rp5 Juta Menanti
Editor : Redaksi