Dorong Ketahanan Pangan Daerah, Pemkab Kediri Salurkan Bantuan Alsintan

surabayapagi.com
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (baju batik) mencoba drone pertanian di lapangan belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri. SP/Foto:Pemkab Kediri

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah, Pemerintah Kabupaten Kediri, menyalurkan bantuan ratusan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani untuk mendukung kebutuhan petani dalam mengelola lahan pertanian. Hal itu karena sektor pertanian menjadi salah satu penyokong Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kediri. 

Bantuan yang diberikan tersebut terdiri dari 143 unit alat irigasi perpompaan, 23 unit traktor roda dua, 22 unit traktor roda empat, 23 unit rice transplanter, dua unit cultivator, dua unit alat pascapanen kopi, serta satu unit drone pertanian. "Harapannya dengan bantuan yang disalurkan hari ini teman-teman petani bisa meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya," kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kamis (06/08/2026).

Baca juga: Kemarau, 11 Hektare Tanaman Padi di Tulungagung Terdampak Kekeringan

Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap kebutuhan petani yang dapat mendorong peningkatan produktivitas. Selain itu, Bupati juga mengingatkan tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petani. Ia berharap kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani di Kabupaten Kediri agar mendaftarkan anggotanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Dorong Produktivitas Petani, Pemkab Ponorogo Salurkan Alsintan ke 44 Poktan

"Total tadi ada 216 unit yang telah kita berikan dan ini akan terus berlanjut karena sektor pertanian menjadi komoditas utama di Kabupaten Kediri," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Sukadi mengatakan bantuan alsintan juga diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk tertarik menekuni sektor pertanian. Pemerintah daerah, juga menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi potensi musim kemarau panjang pada 2026. Sekaligus berupaya mempermudah petani memperoleh BBM bersubsidi untuk mendukung pengairan lahan selama musim kemarau.

Baca juga: Lewat Mobil Klinik Pertanian, DPKP Bondowoso Tingkatkan Pelayanan Petani

"Tahun 2026 ini kami juga sedang mempercepat proses pelaksanaan pekerjaan fisik pembangunan sumur submersible. Insya Allah tahun ini akan ada 532 titik yang akan kita bangun di Kabupaten Kediri," kata Sukadi. kd-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru