SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul banyaknya keluhan warga terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenahi sistem parkir di kawasan Makam Keputih dengan memasang portal (gate system) dan kamera pengawas (CCTV). Adanya pembenahan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang masuk melalui layanan hotline "Lapor Cak Eri".
Selain tarif parkir yang tidak sesuai aturan, warga juga mengeluhkan belum diterapkannya sistem pembayaran non-tunai oleh juru parkir. Sehingga, untuk memastikan kondisi di lapangan, Wali Kota Eri telah meninjau langsung kawasan Makam Keputih bersama Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Trio Wahyu Bowo dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya M Fikser.
Baca juga: Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu
"Jadi ada laporan terkait parkir di area Makam Keputih. Insyaallah ke depan sudah tidak ada lagi tarif parkir yang melebihi Rp5.000," ujar Wali Kota Eri, Minggu (09/08/2026).
Eri juga meminta Dishub dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan pengawasan agar tarif parkir dipungut sesuai ketentuan. Selain penataan petugas, Pemkot Surabaya akan mengubah sistem pengelolaan parkir dengan memasang portal di dua pintu masuk kawasan makam yang dilengkapi kamera CCTV.
Baca juga: Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya
"Karena itu saya tidak ingin ada lagi laporan atau keluhan bahwa ada yang menarik uang parkir lebih dari Rp5.000. Kami juga akan memasang CCTV. Yang kedua, akan diterapkan sistem portal (gate system)," kata Cak Eri, sapaan lekatnya.
Menurutnya, penggunaan CCTV tidak hanya berfungsi mengawasi transaksi parkir, tetapi juga meningkatkan keamanan kendaraan pengunjung. Ia mengungkapkan selama ini masih sering menerima laporan mengenai tarif parkir yang melebihi batas maksimal. Karena itu, penataan parkir dilakukan agar praktik tersebut tidak lagi terjadi.
Baca juga: Kurangi Timbunan Sampah TPA Benowo, Wali Kota Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah
"Terima kasih atas masukannya. Saya selalu menunggu laporan melalui hotline apabila masih ada persoalan. Sebab, masukan dari warga inilah yang akan membantu menyempurnakan Kota Surabaya," tutupnya. sb-01/dsy
Editor : Redaksi