SURABAYAPAGI.com,
Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.
Peristiwa terbakarnya dapur dan sebagian rumah korban terjadi pada Jumat 28 Agustus 2026 sekira pukul.23.00, sementara api berasal dari kayu yang di panggang di atas tungku, di mungkinkan saat korban sebelum pergi tidur, mematikan kayu di atas tungku rupanya kurang sempurna, akibatnya api menjalar ke tumpukan kayu kering dan tabung Gas 3 Kg yang tak jauh dari kobaran api.
Kejadian kebakaran itu di ketahui tetangga korban yang sedang duduk duduk tak jauh dari rumah korban, melihat kepulan asap menghitam dari rumah Kakek Jebrak.
"Melihat asap hitam tebal dari rumah Mbah Jebrak, Pak Tata (saksi) yang nongkrong depan rumahnya melihat kebul (asap) hitam dari rumah Mbah Jebrak, langsung manggil pak Yitno juga manggil Mbah Jebrak."kata Masduki 41
Dengan sigap warga berusaha padamkan api dngan alat seadanya, sekaligus melapor ke kantor desa dan melapor ke Polsek Binangun, lanjut menghubungi Call Center PMK Kab.Blitar.
"Kami datang langsung melakukan pemadaman kobaran api, sekaligus pembasahan lingkungan TKP antisipasi percikan percikan api merembet ke pemukiman lainya ( rumah² tetangga korban ), menurut keterangan, api berasal dari potongan kayu di tungku, rupanya pemilik rumah (mBah Jebrak,) mematikan kayu yang di tungku kurang sempurna, akhirnya kayu terbakar saat di tinggal tidur." Terang Tedy Prasojo Kasi dan pelayanan PMK Kab.Blitar pada Surabaya Pagi, di kantornya hari ini.
Sementara Kapolsek Binangun melalui Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muheni, api berhasil di padamkan sekitar dua jam, untuk korban jiwa nihil, kerugian capai sekitar 10-15 juta rupiah.
"Untuk korban nihil, kejadian tersebut karena kelalaian pemilik rumah, untuk itu kami dari Kepolisian ( Polres Blitar ) mengimbau untuk hati hati dan waspada di lingkungan, bila lakukan afitifitas apapun itu, kususnya antisipasi kebakaran, apa lagi musim kemarau." Pesan Aiptu Muheni.Les
Editor : Redaksi