Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan limbah jarum suntik yang dibuang di Exit Tol Tambak Sumur, Sidoarjo.  SP/Pemkot Surabaya
Penampakan limbah jarum suntik yang dibuang di Exit Tol Tambak Sumur, Sidoarjo.  SP/Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memastikan pembuangan limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Eka Candrarini (EC) sudah sesuai prosedur dan sesuai peraturan Kementerian Lingkungan Hidup (LH) Republik Indonesia (RI). 

Kepala Dinkes Kota Surabaya  dr. Billy Daniel Messakh mengatakan, Dinkes menindaklanjuti adanya pemberitaan yang beredar di media sosial (medsos) terkait dugaan pembuangan limbah medis berupa jarum suntik secara sembarangan. Pasalnya, pihaknya telah bekerjasama dengan PT Wastec International untuk pengelolaan limbah medis berupa limbah padat, dan limbah tajam sesuai prosedur. 

Billy menyebutkan, bahwa pengangkutan limbah medis dilakukan sesuai prosedur dengan pencatatan secara elektronik melalui Festronik sistem dari Kemen LH RI. Dan bahwa temuan limbah medis tersebut tidak ada kaitannya dengan RSUD EC. Saat ini, lanjut Billy, jajaran Dinkes, RSUD EC, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya turun ke lokasi untuk memastikan kembali bahwa limbah medis itu bukan dari RSUD EC. 

“Iya (bukan). Sementara ini saya turun ke RSUD EC sama Dinkes,” tegasnya.  

Billy juga menerangkan, bahwa merk dalam temuan tersebut tidak sesuai dengan yang digunakan oleh RSUD EC. Tidak hanya itu, Billy juga menyebutkan, bahwa RSUD EC tidak pernah bekerjasama dengan merk spuit yang viral dalam pemberitaan di medsos. “Bukan milik RSUD EC karena tidak pernah pengadaan dengan merk tersebut,” sebutnya. 

Sehingga, pengambilan limbah medis yang dilakukan oleh PT Wastec International diambil secara berkala. Setiap prosedur, mulai pengambilan, penimbangan, dan sebagainya juga terdokumentasi serta dilaporkan manifesnya. Sedangkan terkait kertas bertuliskan RSUD EC, ia menerangkan, kertas tersebut adalah pembungkus kertas obat rawat jalan untuk pembungkus obat rawat jalan.

“Jadi setiap kotak limbah tajam itu nanti ditimbang, kemudian dibawa oleh PT Wastec International. Kita tidak pernah membuang limbah medis di luar, semua diambil oleh PT Wastec International. Jadi memang diberikan kantong kertas berlogo RSUD EC yang berisi obat. Dan itu yang kami lihat itu sobekan dari bungkus kantong obat itu,” terangnya. sb-03/dsy

Berita Terbaru

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K, Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB)…

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…