SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai upaya meningkatkan sektor perekonomian daerah dan kenyamanan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan desa, sepanjang 527 kilometer yang tersebar di 226 desa. Dan seluruh skema penganggaran dan pembiayaan telah dihitung secara matang oleh Bupati Jember.
"Kami sudah mengkalkulasi seluruh kebutuhan pembangunan jalan desa sepanjang 527 kilometer di 226 desa. Bupati berkomitmen bahwa seluruh jalan tersebut ditargetkan tuntas pada 2027. Pengalokasiannya dilakukan berbasis prioritas, yakni kerusakan yang paling mendesak serta jalur yang mendukung akses ekonomi masyarakat," ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, Kamis (13/08/2026).
Baca juga: Ombudsman RI Puji Program Homecare di Jember
Sedangkan untuk penentuan titik prioritas pembangunan diserahkan kepada setiap kepala desa. Sebab, kades merupakan pihak yang paling memahami kondisi riil wilayah mereka masing-masing. Pemkab Jember sendiri bertindak sebagai pelaksana teknis pembangunan beserta penyedia anggaraannya.
Baca juga: Percepatan Pembangunan, Pemkab Jember Ajukan Dana Talangan Rp786 Miliar
Selain infrastruktur jalan, Pj Sekda juga memaparkan beberapa poin strategis lain terkait kebijakan anggaran daerah untuk desa. Pertama, penyediaan dan pengelolaan ambulans desa. "Pengadaan ambulans untuk 226 desa serta 28 kelurahan dipastikan masuk dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2026 yang dijadwalkan sah pada Oktober," ulasnya.
Baca juga: Tingginya Volume Kendaraan, Pemkab Fokus Perbaikan 20 Ruas Jalan di Lumajang
Terpisah, peningkatan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Jember kembali mendapat dukungan Pemerintah Pusat. Program tersebut mencakup revitalisasi sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer beserta fasilitas pendukungnya. Pembaruan fasilitas ini diharapkan semakin menunjang kenyamanan siswa sekaligus mendukung kelancaran kegiatan belajar-mengajar di lingkungan sekolah. jr-01/dsy
Editor : Redaksi