SurabayaPagi, Jakarta – Perubahan perilaku konsumen mendorong bisnis penyewaan kendaraan semakin bergeser ke kanal digital.
Di Indonesia, hampir 70 persen pemesanan rental kendaraan kini dilakukan melalui kanal digital, menunjukkan semakin kuatnya preferensi masyarakat terhadap proses pencarian informasi hingga reservasi yang cepat dan praktis.
Baca juga: Kendaraan Listrik Masuk Sektor Transportasi Premium, Jawab Kebutuhan Mobilitas Kota Besar
Perubahan tersebut menjadi salah satu alasan PT Blue Bird Tbk memperluas akses digital untuk layanan sewa mobil Goldenbird melalui dua kanal, yakni aplikasi MyBluebird dan web reservation.
Langkah ini sekaligus menunjukkan perubahan pola konsumsi jasa transportasi. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan ketersediaan kendaraan dan harga, tetapi juga kemudahan mencari informasi, membandingkan pilihan armada, melakukan pemesanan, serta menentukan metode pembayaran.
Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk Monita Moerdani mengatakan kanal digital disiapkan untuk mengakomodasi perbedaan kebutuhan dan kebiasaan pelanggan ketika memilih layanan transportasi.
“Bagi kami, kemudahan reservasi bukan hanya menyediakan akses digital, tetapi juga memberikan pilihan kanal yang sesuai dengan kebutuhan. Melalui MyBluebird dan web reservation, pelanggan dapat memilih cara yang paling nyaman untuk mengakses dan melakukan reservasi Goldenbird,” ujar Monita.
Digitalisasi Dorong Efisiensi Reservasi
Melalui MyBluebird, pelanggan yang telah menggunakan layanan Bluebird Group dapat mengelola perjalanan dalam satu ekosistem digital.
Fitur yang tersedia mencakup riwayat perjalanan, pengelolaan pemesanan, penyimpanan metode pembayaran, in-app chat dengan pengemudi, hingga pemantauan status pesanan secara langsung.
Aplikasi tersebut juga menyediakan layanan berlangganan berupa paket voucher perjalanan serta program EZPoint yang dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai manfaat.
Sementara itu, web reservation dirancang sebagai kanal yang lebih terbuka, terutama bagi pelanggan yang baru mengenal Goldenbird.
Pengguna dapat mengakses informasi layanan, melihat pilihan kendaraan, membandingkan estimasi biaya, dan melakukan reservasi tanpa harus membuat akun melalui fitur guest mode.
Kanal tersebut juga menyasar wisatawan mancanegara yang mencari layanan transportasi melalui mesin pencarian digital sebelum atau selama berada di Indonesia.
Dari perspektif bisnis, perluasan kanal digital dapat memperbesar titik masuk konsumen ke layanan rental kendaraan.
Baca juga: Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik
Pelanggan yang sebelumnya harus mencari informasi melalui kontak langsung kini dapat melakukan sebagian besar proses secara mandiri.
Kondisi ini berpotensi memperpendek proses reservasi sekaligus memberikan perusahaan akses terhadap pola permintaan konsumen melalui kanal digital.
Segmen Rental Mobil Makin Beragam
Goldenbird melayani berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari antar-jemput bandara, perjalanan bisnis, agenda pertemuan di sejumlah lokasi, hingga perjalanan wisata dan liburan keluarga.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, layanan dibagi ke dalam tiga kategori armada, yakni Goldenbird Standard, Goldenbird Premium, dan Goldenbird Luxury.
Pilihan tersebut menunjukkan pasar rental kendaraan tidak hanya bertumpu pada kebutuhan transportasi dasar.
Perjalanan bisnis, pariwisata, kebutuhan korporasi, hingga mobilitas keluarga menjadi segmen yang dapat digarap secara berbeda berdasarkan tingkat kenyamanan dan layanan yang dibutuhkan.
Baca juga: Perkuat Transportasi Ramah Lingkungan, Bandara Juanda Hadirkan 50 Taksi Listrik e-Bluebird
Bluebird Group juga menerapkan strategi Multi-Product, Multi-Channel, dan Multi-Payment (3M) dengan menyediakan sejumlah pilihan pembayaran.
Pada web reservation, konsumen dapat membayar menggunakan kartu kredit, kartu debit, Virtual Account, dan QRIS. Sementara pengguna MyBluebird dapat menggunakan metode pembayaran yang tersedia di dalam aplikasi.
Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk Monita Moerdani mengatakan fleksibilitas kanal dan pembayaran menjadi bagian dari upaya perusahaan mengikuti perubahan kebutuhan mobilitas masyarakat.
“Yang terpenting adalah memastikan layanan Goldenbird dapat hadir untuk menjawab beragam kebutuhan mobilitas, dengan akses yang semakin mudah dan pengalaman yang tetap konsisten,” katanya.
Perkembangan pemesanan digital tersebut memperlihatkan bahwa industri rental kendaraan ikut terdorong oleh transformasi perilaku konsumen.
Ketika hampir tujuh dari sepuluh pemesanan dilakukan melalui kanal digital, kemampuan perusahaan mengintegrasikan informasi, reservasi, pembayaran, dan layanan dalam satu pengalaman menjadi semakin penting.
Bagi industri transportasi dan pariwisata, perubahan tersebut juga membuka peluang untuk memperluas pasar, khususnya dari konsumen yang mengandalkan pencarian digital sebelum menentukan pilihan perjalanan.
Editor : Redaksi