SurabayaPagi, Pasuruan — Universitas Kristen Petra (UK Petra) mencatat tonggak baru dalam peringatan Dies Natalis ke-65 dengan menggelar Petra Golf Tournament 2026 di Taman Dayu Golf Club, Pasuruan. Turnamen perdana tersebut tidak hanya mempertemukan 140 pegolf, tetapi juga menghasilkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Dua rekor itu tercipta dari tantangan permainan golf 99 hole. Rekor pertama diberikan untuk kategori turnamen dengan jumlah peserta terbanyak yang mampu menyelesaikan 99 hole. Sementara rekor kedua diberikan kepada peserta tertua yang berhasil menuntaskan tantangan tersebut.
Baca juga: Tantangan 99 Holes UK Petra, Momentum Penguatan Industri Event dan Pariwisata
Ketua Panitia Onward to 65 Petra Christian University sekaligus Ketua Panitia Petranesian, Teddy Salim, mengatakan pencapaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam pelaksanaan turnamen golf perdana UK Petra.
“Yang membahagiakan, tahun ini kami berhasil mengadakan Liga Mahasiswa yang pertama. Ini menjadi bukti bahwa Petra membuka diri terhadap ekosistem dunia pendidikan maupun dunia bisnis,” kata Teddy di Taman Dayu Golf Club Pasuruan, Sabtu malam.
Menurut Teddy, Petra Golf Tournament 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke-65. Turnamen tersebut ditargetkan berkembang menjadi agenda tahunan yang melibatkan komunitas alumni atau Petranesian serta kalangan yang lebih luas.
“Harapannya, ini makin ada dan menjadi program reguler setiap tahun, menjadi agenda tahunan di UK Petra maupun Petranesian,” ujarnya.
Selain kategori utama, turnamen juga mempertandingkan kategori senior dan ladies. Sekitar 24 pegolf perempuan turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Yang juga menjadi perhatian adalah hadirnya Liga Mahasiswa untuk pertama kalinya. Kompetisi ini diikuti hampir 20 mahasiswa dari sejumlah kota, antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.
UK Petra sendiri mengirimkan dua mahasiswa untuk berkompetisi. Teddy berharap partisipasi mahasiswa dalam liga tersebut dapat terus bertambah sehingga kompetisi antarmahasiswa dari berbagai perguruan tinggi semakin berkembang.
Golf sebagai Ruang Pengembangan Mahasiswa
Rektor UK Petra Prof Rolly Intan mengatakan penyelenggaraan turnamen golf tidak semata diarahkan untuk kompetisi olahraga. Kampus melihat golf sebagai salah satu ruang untuk mengembangkan minat, bakat sekaligus memperluas jejaring mahasiswa dengan dunia profesional.
Baca juga: UK Petra- KAD Anti Korupsi Jatim Ajak Mahasiswa Bangun Integritas di Kampus
“Golf memberikan kesempatan networking yang luar biasa. Karena itu, kami berharap kegiatan ini dimulai dari mahasiswa, sehingga mereka bisa berlatih dan mempersiapkan diri, bukan hanya secara akademis, tetapi juga mengembangkan minat dan bakat,” kata Rolly.
Menurut Rolly, UK Petra telah memiliki Petra Golf Community dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) golf. Kehadiran komunitas tersebut menjadi modal awal untuk membangun ekosistem golf di lingkungan kampus.
Ke depan, Petra Golf Tournament diarahkan menjadi agenda rutin tahunan. Liga Mahasiswa juga akan dipertahankan dan dikembangkan dengan membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Rolly menilai golf memiliki karakteristik yang memungkinkan mahasiswa membangun koneksi dengan berbagai kalangan, termasuk profesional dan pelaku bisnis. Jejaring tersebut dinilai dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja.
“Kalau bisa dikaitkan dengan karier mereka ke depan, tentu akan menjadi sesuatu yang positif. Karena itu, Petra Golf Tournament ini akan kami lakukan setiap tahun,” ujarnya.
Wakil Direktur Utama MURI Osmar Semesta Susilo menilai pencatatan dua rekor tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap olahraga golf di Indonesia.
Baca juga: Dua Prodi UK Petra Raih Hibah Inovasi Modul Digital 2021
Menurut Osmar, semakin banyak kegiatan yang memperkenalkan golf kepada masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa, berpotensi memperluas basis olahraga tersebut.
Dalam jangka panjang, kondisi itu diharapkan turut membuka jalan bagi lahirnya atlet golf nasional yang mampu berkompetisi di tingkat internasional.
“Dengan adanya rekor ini, kami berharap golf di Indonesia semakin berkembang dan bisa melahirkan atlet-atlet Indonesia yang masuk ke PGA Tour maupun level elite,” ujar Osmar.
Petra Golf Tournament 2026 sekaligus menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi titik temu antara lingkungan pendidikan, komunitas alumni, mahasiswa, dan dunia profesional.
Dengan rencana menjadikannya agenda tahunan, UK Petra membuka peluang agar turnamen tersebut berkembang bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan perluasan jejaring generasi muda.
Editor : Redaksi