Pedagang Kuliner Menjerit, Harga Daging Ayam di Ngawi Tembus Rp43 Ribu per Kg

surabayapagi.com
Ilustrasi. Salah satu penjual daging ayam di pasar Ngawi. SP/NGW

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Saat ini, sejumlah pedagang kuliner terpaksa mengurangi ukuran dagangan imbas harga daging ayam potong di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir agar tetap memperoleh keuntungan. Pasalnya, saat ini harga setiap kilogram daging ayam mencapai Rp43.000. Akibatnya, 

Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Besar Ngawi, Endang Lestari, mengatakan harga daging ayam potong di pasaran berada di kisaran Rp27.000-Rp30.000 per kilogram sebelum memasuki bulan Agustus. Namun, harga ayam mulai naik menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan kini telah menembus Rp43.000 per kilogram.

Baca juga: Baru Dapat 19 Murid SD, Sekolah Rakyat di Ngawi Targetkan 90 Siswa

“Sekarang harga naik menjadi Rp43.000. Sejak menjelang 17 Agustus kemarin pasar jadi sepi karena harganya terlalu mahal,” ujarnya, Kamis (20/08/2026).

Lebih lanjut, menurut Endang melonjaknya harga jual ayam potong berdampak langsung pada omzet penjualan para pedagang. Dengan harga yang terus naik, jumlah daging ayam yang terjual menurun karena masyarakat mengurangi jumlah pembelian. Sehingga, dirinya hanya bisa menjual 10 ekor daging ayam saja dalam sehari. Padahal, sebelumnya mampu menjual sekitar 20 ekor ayam per hari.

Baca juga: Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Selain mengurangi pendapatan para pedagang daging mentah, lonjakan harga itu juga ternyata membuat pedagang kuliner juga ikut terdampak. "Pada ngurangi belanja, misal biasanya beli sekilo sekarang cuma beli seperempat kilo. Pendapatan juga menurun akhirnya," jelasnya.

Salah satu penjaja kuliner di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Ketanggi, Kecamatan Ngawi itu bahkan terpaksa memperkecil potongan daging agar keuntungan telah diperoleh dan pelanggan tidak beralih ke penjual lain. “Kita terpaksa mengurangi ukuran daging ayam agar tetap mendapat untung. Untuk menaikkan harga tidak mungkin,” kata Deva

Baca juga: Penjualan Seragam di Pasar Ngawi Menurun Jelang Tahun Ajaran Baru

Oleh karena, dirinya dan para pedagang lain berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan harga daging ayam dan kebutuhan pokok lainnya. ng-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru