Berkah Bendungan Mengering, Petani di Ngawi Panen Padi hingga Jagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah petani di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat memanen jagung di dasar Bendungan Sangiran. SP/ NGW
Sejumlah petani di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat memanen jagung di dasar Bendungan Sangiran. SP/ NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Momentum musim kemarau justru membawa berkah bagi petani setempat, salah satunya Bendungan Sangiran di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi yang biasanya terendam air kini mengering dan dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam hingga panen, terutama padi dan jagung.

Saat ini, debit air di Bendungan Sangiran diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen. Sehingga, tanaman yang ditanam di dasar bendungan tersebut kini mulai memasuki masa panen. Hasilnya dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, terutama ketika lahan pertanian mereka mulai kekurangan air akibat kemarau panjang.

“Kalau musim hujan airnya penuh sampai sini, tidak bisa ditanami. Sekarang kemarau kami tanami padi dan jagung. Banyak warga di sini yang menanam di bendungan ini,” ujar Jayem, salah seorang petani, Senin (14/09/2026).

Bendungan Sangiran sendiri memiliki kapasitas sekitar 10 juta meter kubik. Selama ini, bendungan tersebut menjadi salah satu sumber pasokan irigasi bagi lahan pertanian di tiga kecamatan, yakni Bringin, Karangjati, dan Pangkur.

Di sisi lain, petani yang selama ini mengandalkan pasokan air dari Bendungan Sangiran diminta menyesuaikan pola tanam dengan kondisi ketersediaan air. Langkah tersebut diperlukan agar pasokan air yang tersisa dapat dimanfaatkan secara optimal hingga musim hujan tiba.

“Ladang-ladang kita kering. Kami menanam di area bendungan, padi dan jagung. Hasilnya lumayan untuk menyambung hidup saat kemarau,” katanya. ng-01/dsy

Tag :

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…