SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW di berbagai wilayah Kabupaten Magetan, berimbas pada meningkatkan permintaan pisang. Kondisi itu membuat harga pisang, terutama pisang raja, ikut mengalami kenaikan yang sudah menjadi tradisi untuk keperluan kenduri, selamatan, hingga berbagai acara adat.
Meningkatnya permintaan pisang raja tersebut biasanya terjadi ketika memasuki bulan Maulid Nabi. Masyarakat cenderung lebih banyak mencari pisang raja dibandingkan jenis pisang lainnya ketika memasuki bulan Maulid, karena pisang raja menjadi salah satu pelengkap yang umum disediakan dalam tradisi masyarakat.
Di lapak dagangannya, harga pisang raja berbeda-beda tergantung ukuran setiap sisir. Pisang raja ukuran kecil biasanya dibanderol Rp25.000-Rp30.000 per sisir. Sementara itu, ukuran sedang dijual sekitar Rp70.000-Rp80.000 per sisir. Adapun pisang raja berukuran besar bisa mencapai Rp125.000 per sisir.
"Kalau bulan Maulid itu yang paling dicari itu pisang raja, untuk yang besar itu biasanya saya jual Rp125.000, tapi biasanya naik jadi Rp150.000 per sisir. Kalau yang kecil ya menyesuaikan ukuran saja harganya," ujar Karmi, salah satu pedagang pisang di Pasar Sayur Magetan, Rabu (26/08/2026).
Baca juga: Pane Melimpah Tapi Harga Tomat Anjlok, Petani di Magetan Hanya Dapat Rp1.500 per Kilogram
Lebih lanjut, Karmi mengatakan kenaikan harga tersebut dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat. Selain itu, pasokan pisang dari petani juga turut menentukan harga jual di tingkat pedagang. Menurutnya, bulan-bulan tertentu selain Maulid, seperti Muharam atau Suro dan Ramadan, juga menjadi momentum meningkatnya permintaan pisang. Pada periode tersebut, harga pisang raja bahkan pernah melonjak hingga Rp300.000 per sisir.
"Ya sempat sampai Rp300.000 per sisir, harga dari petaninya naik soalnya," tambahnya.
Baca juga: Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg
Selain itu, permintaan pisang raja biasanya meningkat pada bulan-bulan tertentu. Pisang tersebut tidak hanya digunakan untuk tradisi keagamaan dan selamatan, tetapi juga kerap dicari untuk keperluan pernikahan maupun acara adat masyarakat. Meski harga naik, permintaan pisang raja menjelang Maulid tetap cukup tinggi karena masyarakat masih mempertahankan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun. mg-01/dsy
Editor : Redaksi