SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai upaya dalam memastikan anak tumbuh sesuai tahapan usianya membutuhkan perhatian sejak dini, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban telah berkomitmen melakukan pemantauan dan penanganan tumbuh kembang anak sejak usia dini menjadi perhatian utama.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Tuban, drg. Roikan, M.H., menekankan pentingnya deteksi dini untuk meminimalkan risiko penyimpangan atau kelainan tumbuh kembang pada anak di Kabupaten Tuban. “Melalui sinergi lintas sektor dan optimalisasi SDIDTK, kita dapat memastikan setiap anak tumbuh optimal sesuai tahap perkembangannya,” tegas drg. Roikan, Kamis (27/08/2026).
Baca juga: Cegah AKI AKB, Dinkes Tuban Beri Pendampingan Intensif Ibu Hamil Berisiko Tinggi
Dalam pemaparannya, ia menyampaikan dukungan legislatif terhadap program kesehatan dan perlindungan anak melalui pengawasan serta dukungan anggaran yang memadai. Sehingga, untuk mendukung upaya tersebut, keberlanjutan program pelatihan serta ketersediaan fasilitas penunjang di setiap pusat layanan kesehatan turut menjadi perhatian. Dengan dukungan itu, penerapan SDIDTK di tingkat layanan kesehatan diharapkan dapat berlangsung secara konsisten.
Baca juga: Tekan AKI dan AKB, Dinkes P2KB Tuban Komitmen Gelar Diseminasi AMP-SR
Selain itu, adanya peran orang tua juga diperlukan dengan memantau perkembangan anak secara berkala melalui posyandu maupun fasilitas kesehatan terdekat. Adapun peserta kalakarya berasal dari Penanggung Jawab Kesehatan Ibu dan Anak (PJ KIA) masing-masing puskesmas di Kabupaten Tuban. Mereka diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan pelayanan di wilayah kerja masing-masing.
Dengan demikian, penguatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader yang disertai keterlibatan orang tua dapat mendukung pemantauan tumbuh kembang anak secara lebih dini. Setiap kebutuhan perkembangan anak pun diharapkan dapat dikenali dan ditangani sesuai tahapan usianya. tb-01/dsy
Editor : Redaksi