Ban Pesawat Garuda Pecah, Penerbangan Delay 10 Jam

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com - Insiden pecah ban pesawat Garuda Indonesia GA604 dengan registrasi PK- GFS, tipe Boeing 737-800, menyebabkan penundaan penerbangan (delay) lanjutan yang cukup panjang bagi para penumpang. Sekitar 10 jam.

Boeing ini rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)-Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG) pada Kamis (3/9). Insiden ban pecah pada pesawat Garuda Indonesia penerbangan GA-604 rute Jakarta-Makassar-Kendari dikeluhkan penumpang.

Saat Tower JATSC Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta atau Soetta memberikan informasi kepada Pilot in Command (PIC) bahwa setelah airborne diketahui roda utama (main wheel) nomor 3 mengalami pecah ban.

Kemudian pada pukul 06.04 WIB, PIC berkoordinasi melalui komunikasi Ground to Air (GTA) dan memutuskan untuk melanjutkan penerbangan menuju Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.

Selanjutnya, koordinasi dilakukan ke Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin guna antisipasi potensi runway blocked pada saat maupun setelah pesawat melakukan pendaratan, serta menyiapkan langkah penanganan pada saat pendaratan.

Pesawat GA604 kemudian mendarat dengan selamat di landas pacu 03 Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pada pukul 09.13 WITA. Setelah pendaratan, runway ditutup sementara melalui NOTAM Nomor A3284/26 untuk memastikan keselamatan operasional dan dilakukan penanganan terhadap pesawat.

Lebih lanjut, Ditjen Hubud melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar berkoordinasi dengan Tim Teknik Garuda Indonesia dan GMF AeroAsia. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya pecah ban pada main wheel nomor 3.

Pesawat kemudian dilakukan towing dari runway menuju parking stand untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses perbaikan, termasuk penggantian main wheel. Sebanyak 141 penumpang dan 8 awak pesawat telah ditangani dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan sesuai ketentuan yang berlaku. n, sl/erc/ec

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru