SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi laporan krisis psikologis supaya bisa ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membekali petugas penerima panggilan darurat (call taker) layanan Command Center 112 Surabaya.
Diketahui, call taker tersebut sudah dibekali Psychological First Aid (PFA) atau penanganan psikologis. Sehingga, ketika menerima laporan bisa melakukan asesmen awal, menimbang kondisinya, kemudian menentukan langkah berikutnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Bakal Pasang Sensor Monitoring Sesar, Antisipasi Risiko Gempa
"Call taker memiliki peran penting sejak laporan pertama kali diterima. Mereka tidak hanya mencatat informasi dari warga, tetapi juga melakukan asesmen awal untuk mengetahui kondisi dan menentukan langkah penanganan selanjutnya," ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya Linda Novanti, Rabu (16/09/2026).
Baca juga: Lewat Muskel, Pemkot Surabaya Libatkan Warga Verifikasi Bansos Tepat Sasaran
Menurutnya, call taker juga berkoordinasi dengan petugas teknis dan pos terdekat agar laporan dapat segera ditindaklanjuti. Saat menerima laporan, petugas akan menggali kondisi yang dialami warga sekaligus memastikan lokasi kejadian agar petugas lapangan dapat segera menuju titik yang tepat. Selain itu, pendampingan terhadap warga yang menghubungi Command Center 112 juga diperkuat dengan keberadaan tenaga medis di ruang layanan.
Command Center 112 juga mendapat dukungan psikolog dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya. Psikolog tersebut ditempatkan di ruang Command Center 112 dan bersiaga dalam tiga shift untuk membantu ketika terdapat laporan yang membutuhkan pendampingan psikologis.
Baca juga: Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkot Tambah dan Perbaikan Fasilitas Taman Kota Surabaya
Sehingga, keberadaan psikolog tersebut menjadi bagian dari upaya Command Center 112 memberikan penanganan yang lebih menyeluruh. Sebab, tidak semua laporan darurat hanya membutuhkan respons fisik atau pengiriman petugas ke lokasi. sb-06/dsy
Editor : Redaksi