SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sudah empat pekerja di PT Superior Prima Sukses Tbk meninggal dunia, atas insiden ledakan di ruang pengendapan pabrik yang memproduksi bata ringan dengan merk BLESSCON tersebut, pada Kamis (17/9/2026) dinihari lalu.
Informasi yang diterima surabayapagi.com dari Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid menyebutkan, pekerja yang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kerja di pabrik yang memproduksi bata ringan tersebut, sudah dimakamkan di tempat tinggalnya masing -masing.
Baca juga: Musda X FSP KEP SPSI Jatim Dorong Hubungan Industrial Adaptif dan Berkeadilan
Ke empat korban meninggal dunia itu kata Hamzaid, diantaranya adalah, MSF / M Sharul Fahni (25), Warga Gerdu Banaran Babat, Lamongan yang meninggal di lokasi kejadian; F (31) Warga Turi, Lamongan yang meninggal dalam perjalanan rujukan ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya; IS (36) Warga Kedungpring, Lamongan yang meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan; RF (20) Warga Laren, Lamongan yang meninggal dalam perawatan di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan.
Sedangkan 3 lainya yang masih dirawat yakni AAW (31) warga Pucuk, Lamongan, yang dirawat di Rumah Sakit Katolik Surabaya; SK (36) warga Simokerto, Surabaya, yang dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya; serta ADR (20), warga Laren, Lamongan yang juga menjalani perawatan di RS Katolik Surabaya.
"Sementara informasi yang saya dapat update nya 4 meninggal dunia, dan 3 lainya masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit yang ada di Surabaya," ujar Hamzaid Minggu (20/9/2026).
Sementara itu manajemen PT Superior Prima Sukses Tbk yang ada di Desa Waru Kecamatan Pucuk Lamongan, akhirnya buka suara dan menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya empat pekerja dalam kecelakaan kerja di pabriknya.
"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Korban dan keluarga merupakan prioritas utama kami. Perusahaan memberikan perhatian, pendampingan langsung, serta memastikan seluruh hak-hak korban dan keluarga dipenuhi secara maksimal sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Manager HRD PT Superior Prima Sukses Tbk, Roni, mewakili manajemen Minggu (20/9/2026).
Baca juga: Tokoh Buruh Tolak Dijadikan Menteri
Pihak manajemen juga kata Roni, menegaskan komitmen penuh untuk mendampingi keluarga korban, mengawal proses penanganan hingga tuntas, serta mendukung investigasi yang tengah berlangsung.
"Kami sangat menghormati proses investigasi yang berjalan dan tidak ingin mendahului kesimpulan resmi. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan ruang agar fakta kejadian dapat terungkap secara utuh berdasarkan informasi terverifikasi,” jelas Roni.
Baca juga: May Day 2025: SPSI Jatim Tegaskan Aksi Murni Demi Hak Buruh
Musibah ini tambah Roni menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap penerapan aspek Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lingkungan operasional perusahaan. Langkah perbaikan dan penguatan standar keselamatan akan terus dilakukan konsisten guna menjamin lingkungan kerja yang aman bagi seluruh pekerja.
Di tengah situasi ini, manajemen PT Superior Prima Sukses Tbk telah mengambil langkah-langkah kontingensi memastikan aktivitas produksi dan rantai pasok perusahaan tetap beroperasi secara normal demi memenuhi kebutuhan pelanggan dan masyarakat.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk selalu kooperatif terhadap seluruh pihak berwenang serta siap menyampaikan informasi perkembangan secara terbuka, proporsional, dan bertanggung jawab berdasarkan fakta resmi hasil investigasi.jir
Editor : Redaksi