Kurangi Risiko Kecelakaan, Pemkab Pasuruan Optimalkan Lalu lintas Simpang Patung Sapi

surabayapagi.com
Simpang Empat Patung Sapi di Jalan WR. Supratman, Kec. Pandaan, Pasuruan. SP/ PSR

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Guna mengurangi risiko kecelakaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan berkomitmen meningkatkan keselamatan lalu lintas di Simpang Empat Patung Sapi di Kecamatan Pandaan, dengan pengadaan sejumlah sarana dan prasarana keselamatan di persimpangan yang kerap disebut sebagai jalur tengkorak tersebut.

Sehingga, untuk mendukung hal itu Pemkab Pasuruan telah menganggarkan Rp1 miliar melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. “Peningkatan keselamatan lalu lintas tersebut penting mengingat beberapa kali di lokasi tersebut terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan Eritrina Pribadi Asih, Rabu (14/10/2026).

Baca juga: Tekan Pengangguran, Pemkab Pasuruan Gencarkan Pelatihan Singkat Berbasis Industri

Lebih lanjut, untuk sarana yang direncanakan meliputi pita penggaduh atau rumble strip, rambu peringatan dengan tulisan, rambu penunjuk jalan model bando, kamera automatic number plate recognition (ANPR) untuk memantau kecepatan kendaraan, perangkat pengumuman suara, serta perlengkapan pendukung lainnya. Sedangkan saat ini masih dalam tahap persiapan dan akan dilakukan melalui katalog elektronik atau e-katalog agar kebutuhan sarana keselamatan tersebut dapat segera direalisasikan.

Baca juga: Bantu Warga Akses Harga Bapok Terjangkau, Pemkab Pasuruan Gencarkan Pasar Murah

Pihaknya menargetkan seluruh pengadaan sarana dan prasarana itu dapat terealisasi sebelum akhir 2026 sehingga upaya peningkatan keselamatan di persimpangan jalan nasional tersebut bisa segera dilaksanakan, dengan berkoordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sebagai instansi yang berkaitan dengan pengelolaan dan kewenangan di ruas tersebut. 

Baca juga: Perluas Promosi Wisata, Disbudpar Pasuruan Dorong Penggiat Kreator Digital

“Karena BPTD dan BBPJN tidak ada anggaran dan pemkab merasa ini sudah cukup mendesak, makanya dianggarkan pemkab,” ujarnya. ps-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru