Banjir Rendam 20 Kelurahan di Pekalongan, TNI AL Bantu Evakuasi Korban

surabayapagi.com
Prajurit TNI AL saat mengevakuasi korban banjir. SP/ Dispen Lantamal V

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hujan deras yang mengguyur kota Pekalongan Jawa Tengah pada Jumat (05/02/2021) lalu mengakibatkan kurang lebih 20 kelurahan di kota dengan julukan kota batik dunia itu terendam banjir.

Hingga saat ini, ketinggian air diketahui mencapai 30-70 sentimeter atau setinggi pinggang orang dewasa.
 
Tanggap akan bencana tersebut, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V, melalui jajaran Lanal Tegal melakukan evakuasi korban banjir di wilayah Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan.
 
"Prajurit Lanal Tegal serta Pos TNI AL Pekalongan Kota, telah dikerahkan kelapangan bersama dengan unsur Pemerintah Daerah, BPBD Pekalongan, Polri, relawan serta masyarakat untuk bahu-membahu membantu evakuasi warga," kata Komandan Lanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis, M.Tr. Hanla., CHRMP, dalam rilis Dispen Lantamal V, Selasa (09/02/2021)
 
Respon cepat ini lanjutnya, juga merupakan instruksi dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., kepada jajaran TNI AL, untuk bergerak cepat terhadap kondisi bencana alam yang terjadi wilayah tanah air.
 
"Korban banjir yang terjebak di dalam rumah dievakuasi dan diangkut dengan perahu karet TNI AL. Selanjutnya dibawa menuju daerah yang lebih aman ke wilayah pengungsian dengan menggunakan kendaraan truk dari TNI AL," terangnya
 
Sebagai informasi, beberapa wilayah dengan ketinggian banjir terparah adalah di kelurahan Pasirkramatkraton, Tirto, Degayu, Celumprit dan sebagian Panjang Baru.
 
Hingga saat ini pihak Lantamal V terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholders dalam membantu para korban yang terdampak bencana. Sem

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru