Wali Murid Keluhkan Ongkos Rekreasi, Kasek SDN Geluran 1: Siswa yang Tak ikut Dilarang Bayar

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dari kiri ke kanan, Evi Mulyanti tokoh perempuan, Kasek SDN Geluran 1 Taman Eny Mulyamti dan Erna Setiawati tokoh perempuan. SP/JUM
Dari kiri ke kanan, Evi Mulyanti tokoh perempuan, Kasek SDN Geluran 1 Taman Eny Mulyamti dan Erna Setiawati tokoh perempuan. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Lagi-lagi momen perpisahan siswa kelas akhir di Kota Delta dimanfaatkan untuk menarik iuran dalam jumlah besar. Kali ini terjadi di UPT SDN Geluran 1 Kecamatan Taman, Sidoarjo. Para wali murid pun sambat lantaran  diwajibkan membayar  sebesar Rp 450 ribu untuk biaya ongkos rekreasi ke Malang. Bahkan, siswa yatim juga wajib membayar sebesar itu.

Beberapa wali murid  mengeluh, mereka mengadu keluhan-keluhan wali murid yang lain. Wali murid yang enggan namanya dipublikasikan, Sebut saja Sujoni. Dia menyatakan, di UPT SDN Geluran 1 terdapat 109  siswa kelas VI. Para siswa yang akan lulus tahun ini tersebut dimintai bayar  sebesar Rp 450 ribu untuk pembayaran ongkos rekreasi ke Malang selama satu hari.

’’Katanya uang untuk bayar  rekreasi ke Malang,” ujarnya.

Tentu, biaya tersebut sangat memberatkan wali murid. Apalagi, imbuh Joni, ada seorang siswa yatim dengan orang tua yang tidak bekerja. 

’’Ya, ini banyak orang tua bingung bagaimana membayar ini,’’ ucap wali murid yang berprofesi sebagai kuli bangunan tersebut.

Parahnya lagi, pembayaran  itu wajib bagi semua siswa kelas VI. Apabila ada siswa yang tidak ikut rekreasi, siswa tersebut juga diwajibkan membayar penuh Rp 450 ribu.

 ’’Sebetulnya banyak yang menolak, tapi takut bersuara,’’ imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Sekolah (Kasek) SDN Geluran 1, Kecamatan Taman, Eny Mulyamti,  menyatakan bahwa, sekolah boleh menggelar kegiatan seperti itu. Namun, harus ada kesepakatan dari seluruh wali murid. 

’’Kalau ada yang tidak sepakat, tidak boleh dilanjutkan. Jadi, nanti saya akan panggil panitia dan wali murid untuk koordinasi lagi, karena ada wali murid yang tidak sepakat,’’ kata Eny Mulyamti, saat ditemui Surabaya Pagi, diruang kerjanya, Kamis (2/5/2024).

Perempuan yang belum lama menjabat sebagai Kasek SDN 1 Geluran ini mengaku, akan meminta kepada pihak panitia untuk melakukan kroscek atau mengukur kemampuan masing-masing orang tua siswa. 

Dia juga menegaskan, bahwa jika ada siswa yang tidak ikut rekreasi, pihak panitia dilarang untuk melakukan penarikan pembayaran ongkos.

”Kalau memang ada orang tua yang mampu, kalau enggak kan kasihan juga,"  tegasnya.

Tak hanya itu, nantinya pelaksanaan wisuda bagi murid akan digelar dengan kegiatan keterampilan siswa. Dengan cara itu, akan meningkatkan kreativitas dan lebih berkesan bagi siswa.

”Jadi mengisi kegiatan wisuda itu tidak harus mewah, karena itu saya tanamkan nilai-nilai kesederhanaan," pungkasnya. jum

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…