Resahkan Masyarakat, Dua Pria Diduga Warga Pakistan Diamankan Petugas

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kedua pria diduga WNA Pakistan saat diamankan petugas. SP/Lestariono
Kedua pria diduga WNA Pakistan saat diamankan petugas. SP/Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Dua pria diduga warga Pakistan diamankan petugas dari Polsèk Kanigoro Polres Blitar, keduanya langsung diserahkan ke Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Blitar pada Kamis (2 Mei 2024) sekitar pukul 16.00.

Keberadaan 2 WNA yang diduga asal Pakistan itu membuat resah warga dan sempat viral di media sosial dengan meminta sumbangan paksa kepada masyarakat, keduanya berkendaraan dengan dua motor saat operasi.

Seperti dalam postingan di beberapa medsos dan Facebook, disebutkan 2 WNA itu berasal dari Pakistan meminta sumbangan kepada masyarakat. 

Atas beredarnya dan marak postingan di medsos, kebetulan mereka berdua sedang beraksi di wilayah hukum Polsèk Kanigoro, akhirnya kedua WNA itu diamankan di Polsèk Kanigoro yang saat itu dalam pertemuan dihadiri Danramil Kanigoro. Saat digiring keduanya, masing-masing mengendarai motor.

Setelah diamankan dan berbincang-bincang dengan Muspika Kec Kanigoro dengan bahasa isyarat, akhirnya keduanya diserahkan ke Kantor Imigrasi.

"Betul terkait aduan masyarakat di media sosial soal 2 orang warga negara asing yang meresahkan masyarakat, personel dari Kantor Imigrasi Blitar telah berhasil mengamankan 2 orang tersebut," kata Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kanim Kelas II Non TPI Blitar, Rini Sulistyowati saat dihubungi wartawan.

Rini Sulistyowati juga mengatakan, saat ini petugas Imigrasi Blitar sedang melaksanakan pemeriksaan terhadap 2 WNA tersebut. 

Begitu pula saat dikonfirmasi mengenai apakah betul 2 WNA yang diamankan berasal dari  Pakistan, Ibu asli Yogyakarta ini menyampaikan pihaknya masih lakukan proses pemeriksaan. 

"Informasi sementara seperti itu (dari Pakistan). Kami memastikannya dalam proses pemeriksaan. Untuk perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut," terang Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi ini pada wartawan. Les

Berita Terbaru

Kepada Yth. Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Jenderal TNI Purn. H. Prabowo Subianto

Kepada Yth. Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Jenderal TNI Purn. H. Prabowo Subianto

Rabu, 19 Agu 2026 07:54 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:54 WIB

SURABAYAPAGI.com – DENGAN HORMAT, saya menulis esai kebudayaan untuk membahas fenomena sosial yang terjadi di Polda Jatim, terkait interaksi saya sebagai m…

Menagih Polisi Presesi

Menagih Polisi Presesi

Rabu, 19 Agu 2026 07:50 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:50 WIB

SURABAYAPAGI.com – PAK Kapolri, Presisi adalah tagline Anda. Anda gunakan kalimat atau frasa pendek yang terdiri dari beberapa kata saja. Saya tahu tagline ini …

Rumah Kos Berincome Rp 500 Juta Setahun akan Dipajaki

Rumah Kos Berincome Rp 500 Juta Setahun akan Dipajaki

Rabu, 19 Agu 2026 07:48 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:48 WIB

SURABAYAPAGI.com - Dilansir dari situs resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP), kos-kosan tidak diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2017 tentang…

Menantu Trump, Ditugaskan Bujuk Netanyahu

Menantu Trump, Ditugaskan Bujuk Netanyahu

Rabu, 19 Agu 2026 07:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.com - Jared Kushner, menantu dan penasihat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, berkunjung ke Israel untuk bertemu Perdana Menteri (PM)…

Emil Dardak Sudah Kantongi Mandat 38 DPP Demokrat

Emil Dardak Sudah Kantongi Mandat 38 DPP Demokrat

Rabu, 19 Agu 2026 07:43 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:43 WIB

SURABAYAPAGI.com - Emil Elestianto Dardak, diam diam telah mengantongi restu dari 38 DPC Kabupaten/Kota Demokrat se-Jawa Timur untuk maju kembali sebagai calon…

Yaqut Cholil Melawan Jaksa, Ditimpuk Hakim

Yaqut Cholil Melawan Jaksa, Ditimpuk Hakim

Rabu, 19 Agu 2026 07:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua majelis hakim Ni Kadek Susantiani di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (18/8/2026), menolak pengalihan tahanan Mantan Menteri Agama…