Seorang Muslimah Presiden Baru Singapura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Singapura - Warga Singapura baru saja memilih presiden baru. Mengejutkan, karena untuk pertama kalinya negara ini memiliki presiden bergender perempuan dari etnis Melayu, dan seorang Muslimah. Ia adalah Halimah Yacob. Dari lima calon yang ada, hanya Halimah Yacob yang berhasil mendapatkan sertifikasi kelayakan dari Presidential Election Committee PEC dan Community Committee untuk menjadi presiden Singapura berikutnya. Dua sertifikat ini adalah syarat mutlak untuk menjadi Presiden Singapura. Halimah Yacob memang bukan perempuan sembarangan. Ia sudah bergerak selama 20 tahun lebih dalam isu-isu sosial kemasyarakatan. Muslimah kelahiran 23 Agustus 1954 memiliki campuran darah India dan Melayu. Ia adalah mantan anggota Partai Aksi Rakyat atau PAP, dan sempat menjadi anggota parlemen antara tahun 2001 hingga 2017 untuk dua konstituen berbeda. Bulan Januari hingga Agustus 2017, ia menjadi Ketua Parlemen Singapura. Pada 7 Agustus ia mengundurkan diri dari posisi di parlemen untuk bertarung dalam pemilu presiden. Kemenangan Halimah Yacob disambut kegembiraan oleh para aktivis perempuan Singapura. Salah satunya adalah Saleemah Ismail, yang pernah bersama Halimah Yacob memperjuangkan nasib kaum perempuan di Singapura. Saat di wawancara oleh Voa, Saleemah mengatakan sangat yakin Halimah mampu menyatukan masyarakat Melayu, India, China, dan masyarakat dari etnis lainnya. "Ia disukai ramai dan akan bisa menyatukan kaum ini. Ia sudah lama menjadi pejuang HAM wanita supaya mendapat lebih banyak perlindungan, memperjuangkan wanita yang mengalami keganasan (KDRT - red), isu-isu masyarakat Melayu-Islam di Singapura," ujar Saleemah. Menurutnya, hal terberat yang akan menjadi tugas utama Halimah adalah menyatukan perbedaan. Saleemah mengakui, saat ini terjadi belahan antar etnis dan agama. "Sekarang kita sedikit sebanyak ada berbelah-belah, bukan saja antara bangsa, tetapi juga antara agama. Jadi kerjanya adalah menyatukan semua hal ini. Ini tugas yang sungguh berat untuk menyatukan kaum berbilang bangsa ini. Tapi saya yakin Mdm. Halimah mampu melakukannya," ujar Saleemah. Apa yang disampaikan Saleemah ternyata sejalan dengan Halimah. Saat diwawancara oleh Channel News Asia, Halimah mengakui salah satu peran presiden adalah menjadi pemersatu. "Salah satu fokus dan fungsi utama presiden terpilih adalah bertindak sebagai kekuatan pemersatu. Tentunya ada pekerjaan yang harus saya lakukan, tapi yang terpenting adalah saya ingin warga Singapura bekerja sama dengan saya. Presiden mewakili seluruh ras, agama, dan komunitas di Singapura," ujarnya menegaskan. Orang Melayu terakhir yang menjadi presiden Singapura adalah Yusof Ishak, yang wajahnya menghiasi uang kertas Singapura. Yusof Ishak menjabat sebagai presiden antara tahun 1965-1970, tahun-tahun pertama kemerdekaan Singapura setelah berpisah dari Malaysia. Bersama Lee Kuan Yew, Perdana Menteri pertama Singapura, Yusof Ishak bahu-membahu membangun negara multi-etnis tersebut. 05
Tag :

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…