Dua lokasi di Indonesia bagian timur ini dipilih o

13 M untuk Industri Penerbangan Papua dari AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Badung - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui United States Trade and Development Agency (USTDA) oleh Boeing memberikan bantuan US$ 1 juta (Rp 13 miliar). Bantuan bersifat hibah itu diperuntukan untuk studi dan pengembangan keselamatan, keamanan dan efisiensi penerbangan di Papua. "Sekira US$ 1 juta, dana hibah ini belum final karena ini proses besar melalui studi dan hanya temuan awal saja," kata Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R Donovan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Selasa (19/9/2017). Joseph menyatakan dana hibah tersebut untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam upaya peningkatan keselamatan penerbangan dan ekonomi di Papua serta Maluku. Dua lokasi di Indonesia bagian timur ini dipilih oleh pemerintah Indonesia karena menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. "Hari ini, kita merayakan kemitraan yang baru, USTDA telah memberikan dana hibah dari Boeing. Dana hibah USTDA ini mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk peningkatan keselamatan penerbangan dan ekonomi di Papua dan Maluku," ujar Joseph. Dana hibah itu muncul dari kemitraan Indonesia-AS Aviation Working Group (AWG) yang telah berjalan selama beberapa tahun. Joseph menyatakan AWG telah berkembang melampaui ekspektasi Indonesia-AS dalam bidang aviasi serta infrastrukturnya. "Ketertarikan kuat dari AS untuk kerjasama meningkatkan aviasi ini terlihat dari sejumlah besar perusahaan asal AS, lebih dari 16 perusahaan, yang hadir. Kami berharap grup ini bisa menjadi platform kerjasama Indonesia-AS. AWG ini dalam beberapa tahun terakhir telah melampaui ekspektasi," ucap Joseph. Selain belasan perusahaan terkemuka itu, Joseph juga menyebutkan adanya 40 perusahaan asal negeri Paman Sam di Jakarta yang aktif dalam AWG. Joseph meyakini perusahaan-perusahaan tersebut mampu memberikan kontribusinya secara optimal dalam menjawab tantangan aviasi di Indonesia bagian timur. "Jadi kami mendukung pemerintah Indonesia untuk mencapai prioritas mereka. Ada dua alasan, pertama yakni AS menganggap serius kemitraan strategis dengan Indonesia, salah satunya adalah pengembangan aviasi di Indonesia. Alasan kedua adalah perusahaan-perusahaan asal AS itu memiliki banyak hal yang ditawarkan dalam bidang aviasi tersebut dan memiliki keinginan untuk mendukung," ungkap Joseph. Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara (Hubud) Agus Santoso, dana hibah itu akan disalurkan melalui kajian atas permasalahan aviasi yang ada di dua wilayah tersebut. "Dari hibah ini akan ada suatu kajian maupun riset terjadap permasalahan-permasalahan keselamatan penerbangan di Papua," kata Agus. Agus menambahkan, ada beberapa alokasi dana hibah yang tidak bisa disebutkan ke publik karena alasan keamanan. Namun diberikan contoh seperti material pesawat, teknologi navigasi maupun keamanan siber terkait aviasi. "Ada beberapa yang tidak boleh terlalu diekspos karena berkaitan dengan keamanan. Ancaman keamanan itu masuk di berbagai hal, termasuk material yang digunakan pesawat. Jadi tidak bisa kami jelaskan semua," ujar Agus. Walau demikian, Agus menyatakan studi lebih lanjut bekerja sama dengan AS melalui riset aviasi di Papua termasuk dalam alokasi hibah tersebut. Ia memberikan contoh seperti riset pengembangan material pesawat untuk meminimalisir ancaman terhadap keselamatan penerbangan dan peningkatan kapasitas bandara-bandara di Papua.. "Kalau landasan, sekarang cukup untuk didarati pesawat yang beroperasi saat ini. Tapi konektivitas di dalam Papua atau tempat lain maka traffic berkembang dan tentunya ukuran pesawat juga berkembang dan membutuhkan runway yang lebih panjang. Ini semua kita lakukan untuk fisik runway termasuk alat-alat navigasi untuk peningkatan keselamatan," ucap Agus.(Riz)
Tag :

Berita Terbaru

Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut

Rabu, 18 Feb 2026 14:17 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rudi Purwanto 34 warga Desa Tambakrejo  Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar di temukan tewas di Pantai Gumiling Desa Tambakrejo, di …

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

RSI Disebut Hanya Boneka, Warga RT 59 Nambangan Lor Protes Gedung Baru 8 Lantai

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 14:02 WIB

‎‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Polemik pembangunan gedung baru 8 lantai milik RSI Aisyiyah Kota Madiun kian memanas. Dalam audiensi bersama DPRD Kota Madiun, Ra…

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 13:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa dan berbagi kebahagiaan bersama 850 Bunda Ojek O…

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah-Balai Desa di Pasuruan Rusak

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebanyak puluhan bangunan di Pasuruan, Jawa Timur rusak diterjang angin kencang. Bangunan yang rusak termasuk balai desa.…

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Jelang Bulan Puasa, Harga Daging Ayam di Pasar Lumajang Tembus Rp 40 Ribu per Kg

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas seperti harga daging ayam di Pasar Baru Lumajang melonjak hingga tembus Rp 40.000 per…

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Heboh! Ayam hingga Buah di Menu MBG Jombang Disebut Tak Layak Konsumsi

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

Rabu, 18 Feb 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini sempat viral di media sosial (medsos) melalui  Instagram @ingintauindonesia, yang menyebut jika menu makan bergizi …