Dua DPO Ranmor Tertangkap Setelah Empat Bulan Sembunyi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Wonorkomo - Tuntas sudah pekerjaan rumah tim Anti Bandit Polsek Wonokromo dalam mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor pimpinan Maulana yang sudah tertangkap lebih dulu bersama rekannya Imam beberapa hari setelah melakukan pencurian motor. Dalam jaringan ini tak hanya mereka berdua, masih ada dua temannya lain yakni Asong dan Johan yang bisa melarikan diri setelah menggasak motor Vixion l 3014 XN di Kembang Kuning Surabaya, Minggu 26 Juni 2017. Setelah melalukan penyelidikan selama empat bulan, Polisi akhirnya dapat menangkap kedua pelaku di rumahnya masing-masing pada Minggu (8/10) pagi. Tanpa perlawanan keduanya pun mengakui perbuatan tersebut. Kapolsek Wonokromo, Kompol I Gede Suartika menuturkan, pengungkapan komplotan ini adalah berkat ketekunan tim anti Bandit Polsek Wonokromo. Awalnya, para pelaku ini diketahui dari ciri-ciri informasi korban dan warga. "Butuh waktu beberapa bulan untuk menangkap satu per satu pelaku. Tentu kami apresiasi kinerja tim Anti Bandit Polsek Wonokromo ini," kata Suartika, Selasa (10/10) siang. Dari pengakuan kedua tersangka, salah stau diantara mereka selama ini kabur ke luar pulau untuk menghilangkan jejak. Sedangkan satu lagi, yakni Johan Mardani bekerja sebagai marketing di dealer mobil ternama. "Iya saya disini saja mas, kerja marketing mobil," aku Johan. Selain itu, Asong menambahkan, mereka ini membagi peran masing-masing. Maulana sebagai eksekutor, Imam dan sebagai perantara penjualan, Asong dan Johan merupakan surveyor di lokasi. "Iya kalau dapat motor tergantung jenisnya, dijual ke Madura sama imam. Kadang dapat 3 juta di bagi orang empat. Buat main cewek sama seneng-seneng uangnya mas," tambah Asong. Kini dua tersangka yang sempat kabur itu akan menyusul dua rekan lainnya yang sudah terlebih dahulu ditangkap. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. fir
Tag :

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…