Khofifah Diminati Partai Non PDIP-PKB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDI Perjuangan, sesuai prediksi memilih Gus Ipul dan Azwar Anas untuk secara berturut-turut menjadi Cagub dan Cawagub yang diberikan oleh rekomendasi oleh partai berlogo banteng tersebut. Menurut Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati, kedua tokoh tersebut sudah bisa dibilang bukan nama baru bagi PDI P. “Gus Ipul ini, bisa dikatakan salah satu anak angkat saya yang dulu dititipkan Alm Gus Dur kepada saya. Istilahnya, dia ini anak hilang yang kini kembali kepada saya. Saya kalau panggil dia Cipul. Sementara, kalau Anas ini kan sudah PDI Perjuangan sekali. Berhasil membawa Banyuwangi ke titik yang sekarang ini. Padahal sebelumnya, sejak jaman PDI sampai PDI P, Banyuwangi ini ya begitu-begitu saja. Baru berubah sejak jaman Pak Anas,” kata Megawati pada pengumuman Cagub dan Cawagub Jatim di DPP PDI P, Minggu (15/10/2017). Pada kesempatan yang sama, Megawati juga mengingatkan agar seluruh kader PDI P secara solid mendukung duet Gus Ipul-Anas sebagai Cagub dan Cawagub pada Pilgub Jatim 2018. “Nah saya sudah mulai kebiasaan ini. Sama anak-anak buah saya di PDI P. Saya ingatkan, solid loh ya! Awas tidak solid! Nah semua pasti siap,” tegas Mega. Siapkan 7 Nama Bacawagub Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPW PKB Jawa Timur Baddrut Tamam mengatakan bahwa saat ini DPW PKB Jatim berada pada tahapan pengusulan nama Cawagub bagi Gus Ipul kepada DPP PKB. Dari hasil penggodokan yang dilakukan, menurutnya terjaring 7 nama yang telah dikirimkan kepada DPP. “7 nama tersebut siapa saja? Ada Pak Kusnadi, Pak Azwar Anas, Pak Kanang, Bu Risma, Pak Musyafak Noer dari PPP, Pak Sambari Halim dari Gresik, dan terakhir Bude Karwo,” kata Baddrut. Sehingga, menurut Baddrut, nama yang akan keluar dari DPP untuk dipilih sebagai Cawagub Gus Ipul masih sangat mungkin bukan Azwar Anas. “Tapi, melihat PDI P yang telah menunjuk Pak Anas dan Pak Anas juga masuk ke dalam nama yang kita ajukan, kemungkinan besar dari DPP juga akan Pak Anas untuk Cawagub. Jadi ke depannya kita tinggal berdiskusi dan menyusun roadmap untuk pemenangan Gus Ipul-Anas,” jelasnya. Disinggung terkait deklarasi koalisi, Baddrut mengatakan bahwa hal tersebut akan segera dalam waktu dekat. Saat ini, PKB masih terus melakukan dan membangun komunikasi intensif dengan beberapa partai yang lain untuk tahapan finalisasi koalisi. “Diskusi intensif tengah kita bangun dengan PP, PKS dan PAN. Untuk kapan deklarasinya, ini belum ada waktu pasti yang bisa saya katakana sekarang. Yang jelas, diusahakan dalam waktu dekat,” pungkas Baddrut. Rebutan Khofifah Partai Gerindra dan PKS tetap menunjukkan sikap tenang dalam perhelatan pilgub Jatim ini. Meskipun partai lainnya sudah lebih dulu memutuskan dukungan. Namun bukan berarti dua partai ini tidak menarik, sejumlah kandidat calon gubernur bahkan terus berusaha menggaet simpati mereka. Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad mengatakan pihaknya sudah lama memprediksi adanya duet pasangan koalisi PKB dan PDIP yang mengusung Gus Ipul-Anas. “Kami sudah duga pasangan itu akan muncul. Kami juga punya skema tertentu untuk melawan pasangan tersebut,” ungkap pria yang juga anggota Komisi C DPRD Jatim. Anwar Sadad mengaku bahwa komunikasi politik dengan Gus Ipul ataupun Khofifah masih terus terjadi. Namun yang lebih intens sebenarnya adalah Khofifah, meski belakangan komunikasi itu mulai menurun.. “Komunikasi ya ada saja, bisa langsung bisa juga melalui orang-orang kepercayaan mereka,” kata Sadad. Terpisah, Ketua DPW PKS Jatim, Arif Hari Setiawan mengatakan bahwa komunikasi dengan Saifullah Yusuf belakangan ini cukup lumayan sering. “Ya namanya komunikasi tentu ada, bagian dari proses politik di Pilgub Jatim,” kata Arif. Sama dengan Gerindra, PKS munculnya duet Gus Ipul-Anas bukan hal yang baru. Hal itu sudah santer terbaca sejak lama. Bahkan, diakuinya, Gus Ipul kerap melakukan upaya untuk menggalang dukungan dari PKS. Namun, masih belum ada titik temu yang disepakati antara PKS dengan Gus Ipul. “Kami punya syarat buat calon gubernur, yakni punya visi yang sama dengan PKS. Serta mau membantu pemenangan PKS di Pileg 2019, minimal ada peningkatan suara sesuai dengan target yang kita tentukan,” paparnya serius. Tidak Khawatir Partai-partai yang telah menyatakan diri mendukung Khofifah, seperti Nasdem dan Hanura, mengaku tidak khawatir terhadap deklarasi Gus Ipul-Azwar anas sebagai Cagub dan Cawagub dari PDI P. Partai-partai tersebut, mengatakan bahwa mereka masih sangat optimis bahwa Khofifah bakal memenangkan Pilgub Jatim 2018. Ketua Bappilu DPW Nasdem Jatim Muzammil Syafii mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh PDI P tersebut merupakan hak dari partai politik untuk mencalonkan suatu tokoh tertentu. Nasdem, menurutnya, telah merancang beberapa langkah sendiri untuk memperkuat mesin politik Khofifah di Jatim kelak. “Kalau Nasdem, sama sekali tidak khawatir. Itu hal biasa dalam politik. Pola manajerial yang bagus dalam strategi pemenangan akan mampu menutupi hal tersebut. Kalau itu sudah bagus, saya rasa pasti bisa menang kita,” kata Muzammil kepada Surabaya Pagi pada hari ini(15/10). Nasdem, menurut Muzammil, sudah sangat solid dalam memberikan dukungan kepada Khofifah. “Dari semua unsur kepengurusan partai, kita sudah sangat solid. Meskipun kita berasal dari berbagai macam unsur ormas, tapi di Nasdem kita semua satu perintah dan mengenakan baju Nasdem. Saya rasa, di semua partai yang akan mendukung Bu Khofifah pun juga akan seperti itu,” jelasnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur Kelana Aprilianto juga mengemukakan hal yang senada. Menurutnya, dalam menentukan pilihan untuk mendukung Khofifah, Partai Hanura telah melalui beberapa mekanisme yang pada akhirnya menjadikan partai yang dipimpin oleh Oesman Sapta Odang tersebut yakin. “Salah satunya, parameter yang membuat kami yakin adalah hasil survey internal yang kami lakukan. Selanjutnya, tinggal bagaimana mesin partai koalisi ini bekerja. Kami juga sudah melakukan komunikasi dengan seluruh partai koalisi, seperti dengan Nasdem dan Golkar. Bahkan, juga dengan Demokrat yang saat ini kemungkinan besar akan masuk ke gerbong koalisi. Tinggal nanti deklarasinya saja,” kata pria yang akrab disapa Mas Kelana tersebut. Khofifah Minta Saran Kiai Sementara, Khofifah meminta saran dan masukan kepada ratusan kiai Jawa Timur, di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Minggu (15/10/2017). Ratusan kiai Jawa Timur, Ahad (15/10/2017) menggelar pertemuan tertutup di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Dalam pertemuan itu, hadir Menteri Sosial Republik Indonesia, Hj Khofifah Indar Parawansa. Isu Pilgub Jawa Timur menjadi bahasan utama. “Hanya sharing saja dan meminta pertimbangan para kiai dan bu nyai,” kata Menteri Sosial RI yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ini. Khofifah menampik jika pertemuan tersebut juga membahas bakal calon wakil gubernur yang akan mendampinginya. “Belum-belum, sabar dulu lah,” katanya sambil tersenyum. Usai pertemuan, Khofifah sedianya menggelar jumpa pers dengan awak media yang menunggunya sejak siang. Namun, karena ada acara lain yang tidak bisa ditinggalkan, akhirnya sejumlah kiai yang memberikan keterangan, terkait pertemuan tersebut. KH Asep Syaifudin, menegaskan, bahwa pertemuan para kiai Jatim ini, adalah untuk memperjuangkan Bu Khofifah menjadi Gubernur Jatim periode 2018-2023. Ikhtiar kiai ini, menurut Kiai Asep, dilakukan karena Jawa Timur butuh pemimpin yang tegas, bukan guyonan. Sudah sekian lama kita merdeka, namun sampai sekarang belum terasa meski sudah ada perkembangan. Masih menurut Kiai Asep, terbentuknya Indonesia yang adil dan makmur harus dimulai dari Jawa Timur. “Dengan Bu Khofifah kami yakin Jawa Timur menjadi adil, makmur seutuhnya. Sehingga provinsi ini bisa menjadi referensi provinsi lain di Indonesia,“ ujar KH Asep Syaifudin. Ditanya siapa yang mendampingi Bu Khofifah (sebagai Cawagub)? KH Asep, belum bisa menjelaskan. Sebab, para kiai memutuskan untuk membentuk tim dulu sebanyak tujuh atau sembilan kiai. “Tim akan memilih calon wakil gubernur yang layak mendampingi Bu Khofifah. Yang pasti Gus Sholah masuk dalam tim tersebut,“ jelasnya. Ifw/rko
Tag :

Berita Terbaru

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…