Prostitusi Tante-tante Terbongkar di Hotel Maumu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Dunia esek-esek memang kerap membuat sejumlah orang gelap mata. Iming-iming kenikmatan ala surga dunia, seolah menjadi daya tarik luar biasa bagi penikmatnya. Terlebih, esek-esek yang dibisniskan. Membuat pebisnisnya enggan berpindah bisnis lain, karena profit yang didapatkan cukup menggiurkan. Tapi, tak sedikit pula banyak bisnis esek-esek yang dibongkar oleh polisi. Baru-baru ini, bisnis esek-esek melalui media sosial (medsos) kembali dibongkar polisi di Surabaya. Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Namun, dari sederetan pembongkaran kasus trafficking yang sudah dilakukan. Kasus trafficking yang dibongkar kali ini mengungkap fakta lain. Jika rata-rata sang mucikari berorientasi pada keuntungan, kali ini tidak. Sebab mucikari yang ditangkap kali ini, hanya ingin menikmati seks gratis. Mucikari yang ditangkap kali ini bernama Amat Mulyanto (26), warga Jalan Medayu Utara XXX C / 16 D Surabaya. Dia diamankan polisi setelah terbukti menjual RR (46) warga Gubeng kepada lelaki hidung belang. Oleh Amat, RR ditawarkan melalui akun facebooknya. "Tersangka (Amat, red), menawarkan jasa threesome kepada pelanggannya," kata Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol I Dewa Gede Juliana, Selasa (17/10/2017). Setelah ada yang berminat, Amat kemudian melakukan komunikasi melalui inbox dan dilanjut melalui WhatsApp (wa). Dari komunikasi itulah, Amat membandrol RR dengan harga 300 ribu sekali kencan. "Jika pelanggan menginginkan hubungan normal (berdua dengan korban), tersangka ini mengambil fee 50 ribu. Sisanya diberikan kepada korban," beber Kompol Dewa. Namun, Amat mengaku lebih memprioritaskan pelanggan yang menginginkan layanan threesome. Sebab dengan begitu, Amat bisa menikmati layanan esek-esek korban dengan cuma-cuma alias gratis. Kendati mengaku baru berhasil menjual RR, namun penyidik meyakini Amat sudah sering berhasil menjajakan RR dan wanita lain. Lantas mengapa Amat memilih Maumu Hotel di Jalan Walikota Mustajab Surabaya? Amat mengaku jika tarif 300 ribu itu diluar harga sewa kamar hotel. "Jadi yang menyewa kamar Hotel Maumu pelanggan sendiri. Saya tinggal mengantar dia (korban RR)," aku pemuda yang sehari-hari menjadi teknisi alat berat tersebut. Nah, di kamar 510 Maumu Hotel itulah, Amat, RR dan pelanggannya digerebek. Selain Amat, pelanggan dan korban dalam penggerebekan tersebut, Unit PPA juga mengamankan barang bukti yakni uang tunai 300 ribu, selembar bill hotel dan sebuah HP milik Amat yang biasa gunakan Amat untuk menawarkan korban. Dan dari HP Amat itu terungkap, selain RR ternyata Amat juga memiliki satu wanita lagi yang siap di booking. "Awalnya keduanya mendapatkan pelanggan. Namun salah satunya di cancel," imbuh Amat. Dia menjelaskan rela tak dibayar karena ikut menikmati tubuh korban dalam layanan threesome tersebut. Ia mengatakan hal itu ia lakukan demi fantasi seks yang berbeda. "Saya hanya mengejar sensasinya saja. Kalaupun saya tidak dapat upah ya nggak apa-apa," tutup Amat. n bkr
Tag :

Berita Terbaru

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Pakaian Show Madonna hilang di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…