Karyawan Toko Curi Lempengan Kuningan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ulah dua karyawan toko ini akhirnya terungkap. Itu setelah pihak toko melakukan audit stok barang. Setelah adanya selisih stok dan uang yang masuk, toko mencurigai dua karyawan. Yaitu Tjio Handoko Fran Gunawan (54) dan Edi Susanto (35), keduanya warga Jalan Kembang Jepun Gang 6, Surabaya. Setelah membuat laporan polisi, kecurigaan toko benar. Kedua karyawan itulah yang selama ini melakukan pencurian. Barang yang keduanya curi adalah lempengan kuningan. Setelah kedua karyawan itu ditangkap, terungkap modus yang mereka lakukan. Yaitu, mereka bersekongkol untuk mengambil lempengan tersebut sesaat setelah toko yang ada di Jalan Semarang 142 itu hendak tutup. Seperti dipaparkan Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Agung Widoyoko. Penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Selasa (10/10/2017) kemarin. Penangkapan itu dilakukan setelah timnya memperoleh informasi jika Handoko yang bekerja sebagai sopir sering mengeluarkan barang dari toko. Pihaknya langsung melakukan pengintaian. "Kami kemudian mendapati Handoko dan Susanto keluar dari toko dengan membawa lempengan besi kuningan tersebut,” sebut AKP Agung Widoyoko, Rabu (18/10/2017). Mereka membawa lempengan tersebut dengan cara berboncengan mengendarai sepeda motor. Mendapati hal itu, anggota kemudian menghentikannya. Sehingga kedua karyawan itu tak bisa mengelak. "Mereka mengaku akan menjualnya kepada seorang penadah bernama Agus. Setelah kami telusuri, Agus juga kami tangkap. Dia kami amankan di rumahnya di kawasan Jalan Pelemahan,” beber AKP Agung Widoyoko. Dalam beraksi, Handoko dan Susanto selalu kompak bekerja sama. Susanto yang bekerja sebagai tukang angkut di toko bernama UD Bungursari tersebut, dipercaya untuk menjaga barang di dalam gudang. Hal itulah yang dimanfaatkan Susanto untuk mengeluarkan barang dari gudang. Sedangkan Handoko membantu mengeluarkan lempengan keluar toko. "Biasanya sebelum dijual, mereka menyembunyikannya di parkiran truk yang biasa digunakan tersangka Handoko untuk mengirimkan barang,” sambung AKP Agung Widoyoko. Sementara itu, kepada polisi, Handoko mengaku jika aksinya sudah dilakukan lebih dari empat kali. Mereka biasa menjual lempengan tersebut kepada Agus seharga 400 hingga 600 ribu untuk satu lempeng. Dan sekali mengeluarkan barang, mereka bisa mengambil tiga hingga empat lempengan. "Uang penjualan kami bagi berdua. Buat tambahan pendapatan," aku Handoko. bkr
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…