Sampai Pemprov Banten Belajar ke Lamongan

Kurang Dari Setahun, Lamongan Sudah Bebas Pasung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Baru dicanangkan pada Juli 2016, Kabupaten Lamongan pada Desember 2016 sudah membebaskan seluruh 190 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dari pemasungan. Sehingga Lamongan ditetapkan sebagai kabupaten terinovatif dalam pelayanan kesehatan jiwa pada pasung. Karena keberhasilannya menyelamatkan dari ODGJ tersebut, Lamongan kini menjadi jujugan daerah lain untuk belajar menangani ODGJ. Seperti yang dilakukan oleh Pemprov Banten. Rombongan studi komparatif kabupaten bebas pasung dari Pemprov Banten yang dipimpin Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan itu diterima Bupati Fadeli di Guest House Pemkab Lamongan, Rabu petang (19/10). Banten melakukan studi komparatif ke Jawa Timur karena menjadi referensi nasional. Sementara oleh Pemprov Jatim, studi komparatif itu diarahkan ke Lamongan karena menjadi yang terinovatif dalam pelayanan pasien jiwa. Bersama sejumlah pejabat Dinas Kesehatan Pemprov Banten, Fitron Nur Ikhsan banyak menanyakan hal teknis yang dilakukan Lamongan untuk mencapai status bebas pasung. Termasuk dari segi pembiayaannya. Disampaikan oleh Bupati Lamongan Fadeli, penuntasan bebas pasung itu lebih pada komitmen. Bukan soal teori yang muluk-muluk atau pendanaan yang melimpah. Dia menyebutkan seminggu sekali, bahkan lebih, secara rutin memantau perkembangan program bebas pasung, sejak mulai dicanangkan. Komitmen untuk memanusiakan ODGJ itulah yang menular kepada Dinas Kesehatan sebagai pelaksana. Hingga pada petugas kesehatan jiwa yang rajin menyisir bahkan hingga ke gubuk di tengah hutan. “Bidang kesehatan adalah super prioritas bersama bidang pendidikan dan infrastruktur. Karena itu kami secara khusus membangun Puskesmas Karangkembang menjadi berakreditasi paripurna yang setara dengan rumah sakit tipe C. Puskemas ini nantinya kami jadikan sebagai rujukan untuk pasien jiwa, “ katanya menjelaskan.
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…