Ini Alasan Ajang Terbesar D Academi Asia 3 Indosiar Berhenti

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Academi Asia 3, ajang pencarian bakat menyanyi Indosiar, yang diikuti enam negara, merupakan ajang penampilan yang terakhir kalinya. Padahal ajang ini, begitu booming dan ditonton oleh 25 persen masyarakat Indonesia. Bahkan dari live streaming juga ditonton hingga Amerika, Arab, Hongkong dan Korea. Apa alasannya? Direktur Program Harsiwi Achmad mengatakan, bahwa berkahirnya Academi Asia 3 dan akan berganti dengan Liga Asia di Indosiar, semata untuk pembaharuan program tersebut. Memang Academi Asia 3,ditonton oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia, dan beberapa negara lain," ucap Direktur Program dan Produksi SCTV dan Indosiar, Harsiwi Achmad, Kamis (19/10/2017) di Gedung SCTV, Senayan Jakarta Pusat. Urai Harsiwi, Indosiar melakukan ini, bukan karena sayang karena begitu besar penonton Academi Asia 3. Tapi, lebih kepada menyajikan acara yang lebih menarik lagi. "Yah, pastinya konsep Liga Asia akan berbeda dengan Academi Asia3, Supaya penonton nggak bosan," kilahnya. Pada penampilan yang terakhirnya ini, Academi Asia 3 menampilakan peserta dari Indonesia, Timor Leste, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura serta Thailand. Tiap negara mengirimkan enam peserta. Perbedayaan dialek peserta, ujar Harsiwi adalah kekayaan dari Academi Asia 3. "Keunikannya disitu, jadi saat menyanyi dangdut, mereka tidak harus menyanyikannya dengan dialek Indonesia yang pas. Bisa jadi kekhasan dialeknya, menjadi hal yang menarik," jelas Harsiwi. Academi Asia 3 yang akan hadir pada Senin, 23 Oktober 2017, pukul 19.30 ini, komentatornya tidak hanya dari Indosia saja, tapi bergantian dari beberapa negara. "Kalau dulu, komentatornya dari Indonesia saja, sekarang ini ada juga dari negara lain," tuntasnya. ds
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…