Ditangkap setelah acak-acak wilayah Tegalsari 5 ka

Terekam CCTV saat Beraksi, Dua Maling Motor Ditembak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Berakhir sudah aksi dua pencuri motor yang selama ini mengacak-acak wilayah hukum Polsek Tegalsari. Sebab, keduanya berhasil dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari setelah beraksi di 5 TKP. Keduanya merupakan bandit licin. Sebab dibutuhkan waktu dua pekan untuk membekuk keduanya. Bahkan saat ditangkap, keduanya melawan dan berusaha kabur. Sehingga keduanya terpaksa ditembak di bagian kaki masing-masing. Kedua maling motor itu adalah Mastuki (38) warga Jalan Kedungdoro VII dan Mat Nidi (38) warga Jalan Simopomahan VI Surabaya. Dari catatan Polsek Tegalsari, keduanya telah melakukan pencurian motor di 5 TKP. Antara lain di Jalan Kedung Rukem, Jalan Plemahan, Jalan Kedondong Kidul serta dua kali di Jalan Kedung Klinter Surabaya. "Perburuan terhadap kedua pelaku bermula saat kami menerima laporan pencurian motor di Jalan Kedung Klinter Surabaya. Di TKP itu, kami berhasil menemukan rekaman CCTV yang kemudian kami pelajari. Darisanalah, kami berhasil menangkap keduanya," sebut Kapolsek Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo, Senin (23/10/2017). Penangkapan kedua pelaku dilakukan secara bertahap. Yaitu, pertama TAB Polsek Tegalsari lebih dahulu membekuk Mastuki. Dia dibekuk pada saat hendak mencuri motor di wilayah Kedondong Tegalsari. Saat dicocokkan dengan rekaman CCTV, ternyata benar. Mastuki pun disergap. Namun Mastuki mencoba melawan dan berusaha kabur. Hingga TAB Polsek Tegalsari menembak kaki kanan Mastuki. "Tersangka Mt (Mastuki, red) ini bertindak sebagai eksekutor. Dia bekerja jelang subuh dengan cara jalan kaki menuju rumah sasaran. Sedangkan tersangka MN (Mat Nidi, red) bertugas mengawasi lokasi sasaran," beber Kompol David. Atas penangkapan Mastuki, TAB Polsek Tegalsari akhirnya mengelernya. Tujuannya untuk mengetahui keberadaan Mat Nidi. Sehari kemudian, Mat Nidi berhasil dibekuk di salah satu pasar di wilayah Tegalsari. Seperti halnya Mastuki, pada saat ditangkap, Mat Nidi juga melawan dan mencoba kabur. Sehingga Mat Nidi terpaksa ditembak kaki kirinya. Bersama Mat Nidi, diamankan pula sebuah motor Honda Beat Pop warna hitam L 4413 NL yang ternyata motor hasil curiannya di Jalan Kedondong Kidul Surabaya. Sedangkan motor hasil curian lainnya yang berhasil mereka curi, sudah terjual. "Mereka menjualnya ke Madura dengan harga antara 2 Juta hingga 4 Juta. Uangnya mereka bagi berdua," sambung Kompol David. Sementara itu, Mastuki mengaku terpaksa mencuri motor setelah usahanya berjualan daging ayam gulung tikar. Setelah tidak memiliki modal lagi, Mastuki akhirnya mengajak Mat Nidi untuk melakukan sederetan pencurian tersebut. "Saya yang masuk mencuri motornya. Ya begitu caranya. Saya hanya pakai hem dan celana pendek, agar saya tidak dicurigai," aku Mastuki. Kendati bekerja berdua. Namun Mastuki mengaku, dialah yang lebih berat dan berisiko saat mencuri. Karena itu, jika motor curian laku 2 Juta, Mat Nidi hanya diberinya 300 ribu. Sementara yang 1,7 Juta, diambil semua olehnya. "Rencananya saya kumpulkan untuk memulai dagang daging ayam lagi. Tapi sekarang sudah tidak bisa. Saya menyesal," kata Mastuki lagi. bkr
Tag :

Berita Terbaru

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Tak Dibatasi Usia, Perkuat Silaturrahmi Antar Alumni SDN Kapanjin Sumenep

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

Minggu, 22 Mar 2026 20:33 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Merajut benang historis kebersamaan para alumni SDN Kapanjin era 80-an, bertempat di Hotel Myze kab. Sumenep. Suasana berbahagia ini,…

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Masjid An-Nur Dukuhsari Jabon Gelar Sholat Idulfitri 1447 H/2026 M Sabtu Ini

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

Sabtu, 21 Mar 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Marilah Kita Merajut Tali Persaudaraan untuk meraih kemenangan dan keberkahan di Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/tahun 2026…

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Terjebak Hampir 12 Jam, Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Terjatuh Dalam Septic Tank

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek di Blitar Ditemukan Tewas Lansia tewas  Karminem 60 warga Desa Krisik Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, di temukan tewas dalam …

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Kokola Group Konsisten Dampingi Mudik Gratis Jatim, Tebar Sharing Happylicious untuk 4.000 Pemudik

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

Jumat, 20 Mar 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Program Mudik Gratis Angkutan Lebaran tahun 2026/1447 H yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tak…

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …