Gereja Mawar Saron Disoal Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pembangunan Gereja Mawar Saron di Jalan Cempaka, Kelurahan/Kecamatan Tegalsari diprotes warga setempat, karena dianggap menimbulkan dampak lingkungan. Hal ini terungkap saat rapat dengar pendapat (hearing) di Komisi C DPRD Surabaya, Senin (6/11) kemarin. Ketua RW 6 Kelurahan Tegalsari Fahrur Rozak mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut mengganggu aktivitas dan ketenangan warga. Tidak hanya saja membuat macet jalan. Namun debu, suara bising dan rusaknya rumah warga menjadi kekhawatiran. "Selain warga, mess mahasiswa Kalimantan yang letaknya bersebelahan juga merasa terganggu dengan pembangunan gereja Mawar Saron. Kami merasa terganggu," ungkapnya di hadapan anggota Komisi C. Hearing sendiri diikuti Dishub Kota Surabaya dan Dinas PU Cipta Karya. Sementara perwakilan Gereja Mawar Saron tidak nampak hadir. Sementara itu, Ketua Komisi C Syaifudin Zuhri mengatakan, pihaknya akan segera melakukan sidak, setelah menerima pengaduan warga. "Kami akan segera melakukan sidak ke lokasi pembangunan," ungkapnya. Menurut dia, pembangunan gereja di Komplek Jalan Mawar dan Cempaka merupakan tanggung jawab Pemkot Surabaya karena menyangkut persoalan perizinan baik izin mendirikan bangunan (IMB) maupun izin gangguan lingkungan (HO). "Mungkin pihak Gereja Mawar Saron tidak berkoordinasi dengan warga terkait izin gangguan lingkungan," ujarnya. Ia menyarankan pihak Gereja Mawar Saron akan melakukan koordinasi dengan semua pihak di antaranya Dinas Cipta Karya Surabaya, Dinas Perhubungan Surabaya serta warga setempat. "Jadi tidak hanya kajian saja, tetapi harus mampu mengondisikan di lapangan," katanya. Ia menambahkan Komisi C akan mengagendakan lagi mengundang pihak Gereja Mawar Saron untuk menyelesaikan persoalan ini. Sementara itu, perwakilan Dinas Cipta Karya yang hadir dalam rapat dengar pendapat mengatakan pihaknya akan mengkaji ulang terkait perizinan yang diberikan kepada Gereja Mawar Saron. n alq
Tag :

Berita Terbaru

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek,…

Menag Naik Jet Pribadi, Lapor KPK, Khawatir Dituding Gratifikasi

Menag Naik Jet Pribadi, Lapor KPK, Khawatir Dituding Gratifikasi

Senin, 23 Feb 2026 20:00 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, patut ditiru. Ia melaporkan dugaan gratifikasi menumpangi pesawat jet pribadi mantan Ketua…

Umroh Ramadhan, Bisa Manfaatkan Mobil Golf Tawaf

Umroh Ramadhan, Bisa Manfaatkan Mobil Golf Tawaf

Senin, 23 Feb 2026 19:59 WIB

Senin, 23 Feb 2026 19:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Indonesia jadi negara kedua jemaah umroh terbanyak dunia 2025, kalahkan Arab Saudi. Dari Nusuk sampai kebijakan visa. Umroh tahun…