Soekarwo Jelaskan Kontribusi DRD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Selama kepemimpinannya di Jawa Timur, pembangunan di Jatim tidak lepas dari peran besar Dewan Riset Daerah (DRD) Jawa Timur yang secara berkelanjutan memberikan masukan-masukan kepada Pemprov Jatim. Dengan kata lain, DRD Jawa Timur memberikan kontribusi besar dalam pembangunan di Jawa Timur di era Gubernur Jatim Soekarwo. Kontribusi besar tersebut, jelas Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim, tidak terkepas dari tugas-tugas DRD Jatim, yaitu menyusun kebijakan strategis pembangunan daerah (jakstrada) ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memberikan masukan dalam menyusun arah kebijakan dan prioritas penelitian, pengembangan dan penerapan IPTEK. Untuk itu, DRD Jatim ikutserts dalam perumusan dan penyusunan Jakstrada Iptek Prov. Jatim 2011 – 2014 dan 2014 – 2019. “DRD Jatim ikut merumuskan RPJMD. Dengan adanya DRD Jatim, permasalahan dilapangan, pengetahuan dan empiris bisa bertemu sehingga pelaksanaan pelaksanaan di lapangan terjalin kolerasi” ujar Gubernur Jatim, Soekarwo saat menjadi keynote speaker pada acara Seminar Nasional Inovasi Invensi dan Komersialisasi Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing Nasional dan Sidang Paripurna Dewan Riset Nasional, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (23/11/2017). "DRD Jatim juga memiliki peran strategis dalam perumusan kebijakan riset dan kedudukan DRD Jatim bukan pelaksana serta penyedia jasa riset yang dibiayai APBD Jatim," ujarnya. Selain itu, tambah Pakde Karwo, DRD Jatim memiliki beberapa fungsi diantaranya mengidentifikasi dan menelaah isu strategis aktual pembangunan Jatim. Dalam kesempatan sama, Pakde Karwo juga mencontohkan salah satu peran DRD Jatim di sektor UMKM, yaitu ikut membantu mengoptimalkan peran UMKM dan koperasi. Mekanismenya melalui memberikan masukan kepada Pemprov Jatim agar produk-produk UMKM bisa memiliki dan meningkat nilai nambahnya. Salah satunya adalah menggunakan Iptek didalam proses produksi pelaku UMKM. “Sebagai contoh, di Jember sudah tidak ada penjual pisang, tapi para petani dan pelaku UMKM mengolahnya menjadi keripik pisang yang bisa memberikan nilai tambah cukup besar,” tuturnya. Selain itu, dalam rangka meningkatkan nilai tambah para petani dan pelaku UMKM, juga ditumbuhkan lembaga keuangan mikro (LKM) sebagai lembaga keuangan di desa. Bantuan permodalan yang diberikan yakni sebesar Rp. 25 juta per desa. “Hal seperti ini hasil dari masukan dari DRD Jatim yang disesuaikan dengan kondisi lapangan,” imbuhnya Langkah pengembangan sektor UMKM, khususnya industri primer dengan menggunakan skema pembiayaan bunga kompetitif atau model Loan agreement juga dilakukan di Jatim guna menciptakan nilai tambah di pedesaan. ”Selain itu, juga bisa mengendalikan urbanisasi dan membangun jiwa enterpreneurship,” pungkasnya. arf
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…