AS - Korsel Latihan Perang, Korea Utara Kecam Habis-habisan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Seoul - Pemerintah Korea Utara mengecam latihan militer besar-besaran Amerika Serikat dan Korea Selatan di kawasan Semenanjung Korea karena membuat perang menjadi tidak terelakkan. Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyalahkan latihan perang ini sebagai aksi konfrontasi dari AS yang gemar perang. "Pertanyaannya sekarang adalah: kapan perang akan pecah?" begitu pernyataan Kemenlu Korea Utara seperti dilansir Reuters, Kamis, 7 Desember 2017. "Kami tidak menginginkan perang namun tidak akan lari dari perang." Pemerintah Cina, yang merupakan sekutu terdekat Korea Utara, berupaya menurunkan ketegangan dengan mengatakan perang bukanlah jawaban. "Kami harap semua pihak bisa tetap tenang dan menahan diri dan mengambil langkah-langkah menurunkan ketegangan dan tidak memprovokasi satu sama lain," kata Geng Shuang, juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina. Menurut Geng,"Pecahnya perang tidak menguntungkan siapapun. Rakyat akan menjadi pihak yang paling menderita." Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan latihan militer AS dan retorika agresif membuat peningkatan ketegangan. Dia mengatakan ini di sela-sela sebuah konferensi di Wina kemarin. Lavrov mengatakan telah menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, mengenai keinginan Korea Utara menggelar pembicaraan langsung dengan AS. "Kita tahu bahwa Korea Utara ingin berbicara langsung dengan AS mengenai jaminan atas keamanannya. Kami siap mendukung dan ikut serta memfasilitasi proses negosiasi ini," begitu dilansir kantor berita Interfax seperti dikutip Reuters. Menanggapi ini, juru bicara Kemenlu AS, Heather Nauert, mengatakan pembicaraan langsung dengan Korea Utara tidak bisa terjadi hingga negara itu setuju untuk melucuti senjata nuklirnya. "Ini merupakan hal yang telah disetujui Rusia, Cina dan semua negara di seluruh dunia," kata Nauert dalam sesi jumpa pers ke media. Nauert menuding Korea Utara tidak menunjukkan keinginan serius untuk berunding jika terus menerus menembakkan rudal balistik. Juru bicara Kemenlu AS lainnya, Justin Higgins, mengatakan Korea Utara harus siap ke meja perundingan dengan rencana tidak hanya menghentikan semua program senjata nuklirnya tapi juga menutup program ini. Wakil Menteri Luar Negeri Cina, Zheng Zequang, bakal bertemu dengan Matt Pottinger, yang mengepalai urusan Asia di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih pada Kamis, 7 Desember 2017 untuk membahas soal Korea Utara.
Tag :

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…