Awas, Komplotan Penipu Kuras ATM di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali mendapat PR (pekerjaan rumah). Itu setelah RN, warga Surabaya melaporkan kasus penipuan yang menimpanya. Betapa tidak, RN mengaku uang di dalam ATM (anjungan tunai mandiri) miliknya, habis dikuras oleh para pelaku. Kejadian tersebut menimpa RN di Surabaya Plaza (Delta Plaza). Atas laporan tersebut, Tim Anti Bandit Unit Jatanras turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan. Identifikasi kelompok pelaku ini dipimpin Kasubnit Jatanras, Iptu Arief Ryzki Wicaksana. Informasi yang didapat Surabaya Pagi, Iptu Arief tengah memburu para pelaku hingga keluar Kota Surabaya. Sebab setelah beraksi di Surabaya, komplotan penipu ini kabur keluar Kota Surabaya. "Benar, tim kami (Unit Jatanras) yang menangani kasus tersebut. Beberapa petunjuk sedang kami pelajari. Semoga ada hasil yang signifikan," sebut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Leonard Sinambela, Jumat (15/12/2017). Dari hasil laporan korban diketahui jika peristiwa itu bermula saat korban berada di Delta Plasa untuk menemui seseorang di sebuah food court. Saat itulah, seorang pria dengan pakaian parlente menghampiri korban. Obrolan antar mereka kemudian berlangsung. Kepada korban, pria parlente itu mengaku dari Brunai Darussalam. "Pelaku mengaku sebagai pengusaha yang sedang mencari partner bisnis di Indonesia (Surabaya)," sambung AKBP Leonard. Saat korban mulai tertarik dengan bisnis yang ditawarkan satu pelaku tadi, pelaku lain datang dan meyakinkan korban. Untuk lebih meyakinkan korbannya, komplotan penipu yang diketahui berjumlah 4 orang ini membawa korban ke bilik ATM yang ada di Delta Plasa tersebut. Sampai di bilik, pelaku menunjukkan saldo ATM milik pelaku kepada korban, yang jumlahnya 99 Miliar. Setelah itu, pelaku mengatakan kepada korban, untuk menjadi partner bisnis, korban harus memiliki modal. Minimal Rp 10 juta. Dari sanalah, pelaku mulai meminjam ATM milik korban dan berpura-pura melihat saldo di dalam ATM korban. Setelah dicek jumlah saldonya lebih dari 10 juta, tepatnya Rp 45 juta). Lalu, pelaku mengembalikan ATM korban. Tapi, kartu ATM yang dikembalikan pelaku kepada korban adalah ATM palsu. "Pelaku kemudian meninggalkan nomor HP kepada korban dan mengatakan akan menemui korban untuk melakukan kontrak bisnis," ulas AKBP Leonard. Berbekal nomor PIN ATM korban yang telah dihafalkan, pelaku akhirnya menarik saldo yang ada di ATM korban. Menurut korban, saldo sebanyak Rp 45 juta di ATMnya ludes. Korban mengetahuinya setelah akan mengambil uang melalui ATM sehari kemudian. Karena ATMnya tidak berfungsi, korban menuju bank. Darisanalah korban mengetahui jika saldo korban telah habis. Bank mencatat, ada penarikan melalui kartu ATM di wilayah Undaan Surabaya. Dari sanalah, korban akhirnya melapor ke Polrestabes Surabaya. "Kami masih bekerja. Mohon doanya saja agar kami segera bisa menangkap pelakunya. Kami juga menghimbau agar masyarakat Surabaya tidak mudah percaya dengan tawaran bisnis dari orang lain. Apalagi sebelumnya tidak mengenal orang itu," tandas AKBP Leonard. n
Tag :

Berita Terbaru

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Sparta Pena FC Tak Terkalahkan, Wiwit : Target Kami Juara Turnamen 

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sparta Pena FC melaju ke babak perempat final Turnamen Mini Soccer Kapolres Madiun Cup 2026 dengan status juara Grup D. Kepastian i…

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Bahana Bersahaja Hadir di Bangunsari, Bupati Hari Wur Pastikan Layanan Publik Menjangkau Warga

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar program Bahana Bersahaja (Bhakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) pada 9–1…

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

PDIP Minta Pemerintah tak Umumkan Kebijakan Prematur

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:03 WIB

  SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PDIP Minta pemerintah harus menjaga konsistensi kebijakan. Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah …

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Prabowo, Minta Pengelola RSUD Jangan Korupsi

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Prabowo berpesan agar rumah sakit dikelola dengan baik dan memprioritaskan pelayanan masyarakat. "Rakyat masyarakat harus…

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Pertamax Naik, Kemenperin Mikir Sektor Manufaktur

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bakal mengkaji dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi Pertamax terhadap sektor manufaktur.…

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Pertamax Naik, Subsidi BBM Meningkat

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

Rabu, 10 Jun 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mewanti-wanti bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bisa membuat…