Tingkatkan Pemerintahan Akuntabel, Setiap Triwulan Dilakukan Evaluasi Kiner

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Mulai tahun 2018 Pemkab Lamongan akan berusaha terus meningkatkan pemerintahan yang akuntabel, salah satunya dengan melakukan evaluasi kinerja dijajaranya setiap tiga bulan sekali. Penegasaan itu disampaikan oleh bupati H Fadeli, saat menghadiri Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) di Aula Grand Mahkota, Jum’at (22/12/2017). Dia menilai kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lamongan terus meningkat. Salah satu buktinya, tahun ini akuntabilitas kinerja Pemkab Lamongan dinilai sangat baik oleh pemerintah pusat. Sedangkan untuk kinerja keuangan, di tahun ini pula Pemkab Lamongan mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemerika Keuangan (BPK). “Kinerja OPD kita semakin baik dari tahun ke tahun. Karena itu sangat wajar jika tahun depan kita bisa menaikkan predikat akuntabilitas kinerja pemerintahan menjadi BB,” ujarnya. Untuk itu, lanjut dia, evaluasi kinerja tidak lagi akan dilakukan tahunan, namun setiap 3 bulan sekali. Sehingga arah program pembangunan bisa benar-benar sesuai dengan target kinerjanya. Sementara Inspektur pada Inspektorat Lamongan dalam paparannya menyebutkan tahun ini ada 8 PNS Lamongan yang melakukan pelanggaran disiplin ringan. Mereka telah menerima sanksi sesuai pelanggarannya, yakni sebanyak 6 orang telah mendapat teguran lisan, dan 2 lainnya mendapat teguran tertulis. Kemudian ada 4 PNS yang melakukan pelanggaran disiplin berat. Sebanyak 2 orang diantaranya menerima hukuman pemberhentian sementara dari jabatan sebagai pegawai negeri, 1 orang dilakukan pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS, dan 1 orang lainnya diberhentikan dengan tidak hormat sebagai PNS. Dibanding tahun lalu, terjadi penurunan pelanggaran disiplin berat. Karena di 2016 sebanyak 13 orang melanggar disiplin berat dengan 3 orang diantaranya diberhentikan dengan tidak hormat sebagai PNS. Untuk kasus percerian, dia merinci tahun ini ada 21 PNS yang mengajukan. Sebanyak 18 pengajuan masih dalam proses, 2 orang sudah selesai prosesnya dan 1 kasus berakhir dengan rujuk kembali. Di banding 2016 yang terjadi 38 pengajuan perceraian, ini juga berarti ada penurunan kasus.Terkait predikat WTP, Agus menegaskan tahun depan untuk bisa kembali meraih WTP. Karena itu dia berharap semua OPD agar dapat bekerjasama dalam setiap pengawasan yang dilakukan inspektorat. Tahun ini Inspektorat juga melakukan pemeriksaan internal terhadap kegiatan pembangunan di desa. Dari 216 desa yang menjadi sampling, ada 1309 temuan yang didominasi kekurangcermatan pengadministrasian.jir
Tag :

Berita Terbaru

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…