Bantuan 9 Alat Tangkap Ikan Tak Sesuai Harapan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bantuan alat tangkap ikan untuk nelayan dari Kementerian Kelautan Pertanian (KKP) yang ada 9 jenis ternyata tidak sesuai harapan. Sejumlah nelayan pun mengadu pada anggota DPRD Jatim. Ketua Komisi B DPRD Jatim, Ahmad Firdaus mengatakan, 9 jenis alat tangkap tak sesuai harapan tersebut antara lain jaring insang, trammel net, bubu lipat ikan, bubu rajungan, pancing ulur, rawai dasar, rawai hanyut, pancing tonda, serta pole and line. “Bantuan alat tangkap ikan dari KKP tersebut tak sesuai dengan harapan para nelayan di Jatim,” kata Firdaus, Selasa (9/1). Dijelaskannya, bantuan tak sesuai harapan karena rata-rata alat tangkap tersebut memiliki jaring ikan yang tak bisa digunakan untuk menangkap ikan. ”Lubang dari jaringnya ada yang besar-besar sehingga nelayan mengeluh tak bisa untuk menangkap ikan,” sambung pria asal Lamongan ini. Firdaus mengatakan seharusnya KKP sebelum memberikan bantuan tersebut melakukan komunikasi dengan nelayan di Jatim terkait kelayakan alat tangkap yang akan diterima mereka. “Seakan-akan nelayan dipaksa untuk memakai alat tangkap yang mereka siapkan. Padahal kondisinya tak sesuai yang diharapkan,” sambung politisi Gerindra ini. Firdaus mengatakan pula tak hanya itu, penyebaran dari 9 jenis alat tangkap tersebut tak merata dibagi di Jatim. “Ada 900 alat tangkap yang dibagi di Jatim. Namun, besarannya dibagi di masing-masing daerah tak sesuai. Nelayan di Tuban diberi, tapi di Lamongan tak diberi sehingga menimbulkan kecemburuan dari nelayan daerah,” terangnya. Terpisah Anggota Komisi B DPRD Jatim, Noer Sutjipto menegaskan setelah datang di KKP, pihaknya diberi arahan jika alat penangkap ikan cantrang dapat merusak lingkungan laut. Dan sebagai penggantinya, KKP sudah menyediakan alatnya dan diberikan secara gratis bagi nelayan yang kapalnya memiliki bobot 10 grosston alias GT. "Bagi mereka yang belum mendapatkan bantuan silakan daftar ke Dinas Kelautan dan Perikanan di masing-masing wilayah dimana mereka berdomisili," tegasnya. rko
Tag :

Berita Terbaru

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

KCB Jatim Laporkan Dugaan Pungli di DLH, Siap Bongkar Nama Pejabat dan Swasta Terlibat

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 19:13 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Koordinator Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur, Holik Ferdiansyah, menyatakan akan mengungkap nama-nama pejabat serta pihak s…

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Bayi Laki-laki Dibuang di Ring Road Kota Madiun, Ditemukan Dalam Tas Kertas Coklat 

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

Jumat, 15 Mei 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Warga di kawasan Ring Road Kota Madiun digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di tepi jalan, …

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Proyek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…