Diterpa Isu, Komisi I Hentikan Sementara Rekrutmen Perangkat Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Dugaan praktek jual beli jabatan rekrutmen perangkat desa di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sepertinya semakin runyam. Belum tuntas penanganan laporan warga dari Desa Banter, Kecamatan Benjeng di Polres Gresik terkait kasus dugaan kecurangan panitia penyaringan dan penjaringan perangkat desa (P3D). Kembali mencuat sorotan serupa di wilayah Kecamatan Kedamean. Bahkan, proses rekrutmen yang dilakukan pihak P3D di Kedamean melibatkan LSM. Pertanyaannya, apakah LSM yang digandeng pihak P3D ini, kredibel dan kompoten?. Inilah yang hingga kini terus bergulir bagai bola salju. Apalagi, proses seleksi yang diselenggarakan menggunakan salah satu sekolah di wilayah itu pada saat jam belajar berlangsung. Akibatnya, para siswa yang seyogyanya harus belajar hari itu, terpaksah tertunda, lantaran sekolahannya dipakai pihak P3D. Menggandeng pihak ketiga dalam tes calon perangkat desa di Kota Pudak, memang dibolehkan sesuai peraturan bupati. Alasan inilah panitia P3D melakukan hal itu. Bahkan, tidak sedikit yang bekerja sama dengan perguruan tinggi luar Gresik. Ada yang bekerja sama dengan Universitas Airlangga dan perguruan tinggi dari Malang. Namun, ada pula yang bekerja sama dengan LSM. Menggandeng perguruan tinggi, tentu tak menjadi persoalan. Pasalnya, perguruan tinggi merupakan lembaga kredibel dan memiliki banyak tenaga ahli dan SDM yang mumpuni. Bahkan ahli dalam mengolah soal ujian. Namun jika menggandeng LSM, apakah lembaga ini kompeten. Dan fakta yang mencuat dalam proses rekrutmen di wilayah Kedamean, nyatanya menuai kontroversi. Bagaimana tidak, pihak panitia P3D setempat disebut-sebut telah bekerja sama dengan LSM. Baik dalam proses pembuatan soal tes maupun pemilihan tempat tes di sebuah sekolah pada saat jam belajar. Menyikapi rancuhnya tekrutmen perangkat desa di Gresik kali ini, membuat dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Gresik, segera bersikap. Pada Rabu (10/1/2018) Komisi I DPRD setempat memanggil Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Gresik Tursilowanto Hariogi, Ketua Asosiasi Kepala Desa Gresik Nurul Yatim, para kepala desa, panitia P3D se Gresik. Dalam pertemuan yang berlangsung di lantai kantor DPRD setempat, menghasilkan kesepakatan untuk menunda pelaksanaan proses rekrutmen tersebut. Penundaan ini dilakukan, untuk membenahi ulang mekanisme rekrutmen termasuk menyamakan persepsi dalam penafsiran pelibatan pihak ketiga sesuai Perbup. "Kita dari Komisi I minta untuk ditunda dulu rekrutmen ini. Dan harus dibenahi ulang dan samakan persepsi panitia P3D, supaya tidak amburadul begini," kata Sekretaris Komisi I DPRD Gresik Muhammad Abdul Kodir usai mengikuti rapat kepada Surabaya Pagi, Rabu (10/1/2018) Abdul Kodir mengakui dalam rekrutmen ini, rancuh. Ada dugaan praktek jual beli jabatan dari puluhan juta hingga ratusan juta. Adapula yang mengorbankan anak sekolah tidak belajar gara-gara sekolahannya dipakai pelaksanaan tes. Ini semua, tidak elok dipertontonkan di tengah publik sehingga pihaknya minta untuk ditunda dan ditata ulang. "Waktunya satu sampai dua minggu kita beri untuk mentamakan persepsi dalam rekrutmen perangkat desa ini," tegasnya. Lain lagi dengan Nurul Yatim, ketika ditanya mengenai dugaan praktek jual beli jabatan dalam rekrutmen perangkat desa, ia justru sanksi hal itu terjadi. Beda dengan kasus di Kedamean yang meminjam selolahan untuk dipakai pelaksanaan tes. Menurutnya, menggunakan sekolahan dipakai tempat tes memang tidak menyalahi hukum. Namun ia menyayangkan karena diselenggarakan pada saat jam belajar, sehingga dinilai tidak etik dari segi etika. "Kalau dugaan jual beli jabatan, itu tidak mungkin terjadi. Karena semua pihak terlibat. Ada Polsek, Koramil, Kecamatan dan LSM sebagai pemantau. Yang menyalahi etika yang mengorbankan anak sekolah tidak belajar lantaran ruang kelasnya dipakai panitia P3D," jelas Nurul Yatim. Ia juga minta, Polres Gresik lebih jeli dalam menangani kasus dugaan praktek jual beli jabatan tersebut sebagaimana laporan warga dari Desa Banter. Pasalnya, jika semua laporan direspon, maka bisa saja banyak yang enggan menjadi panitia P3D. Apalagi jika pelapor tidak bisa menunjukkan bukti kecurangan itu. "Lagi pula laporan warga itu tidak bisa menghentikan proses rekrutmen ini. Karena sudah dilakukan sesuai protap. Kalaupun ada kasus hukumnya yang disuapnya saja," tandas Nurul Yatim. Mis
Tag :

Berita Terbaru

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Ibu-ibu Jadi Garda Depan, Pemkot Mojokerto Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggencarkan gerakan tanam cabai di tingkat rumah tangga dengan melibatkan ibu-ibu sebagai garda…

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Pesona Tirto Gumarang Park, Tawarkan Suasana Sejuk Khas Lereng Pegunungan

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan, Jawa Timur menyimpan banyak destinasi wisata yang patut untuk dikunjungi saat libur panjang atau saat berakhir…

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur,…

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Bagi para pecinta alam dan pendaki gunung di tanah air kembali bergembira pasca diumumkannya secara resmi pembukaan kembali jalur…

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Terkait penerapan aturan batas maksimal belanja pegawai 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD,…