41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur pasca mengalami kebakaran hebat.  SP/ TBN
Kondisi kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur pasca mengalami kebakaran hebat.  SP/ TBN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebanyak 41 lapak pedagang dilaporkan ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Baru Tuban, Jawa Timur, pada Kamis (23/04/2026) dini hari. Kobaran api mulai terlihat membesar sekitar pukul 03.40 WIB. Titik api terpantau berasal dari area depan mushola pasar, yang merupakan lokasi para pedagang gerabah.

"Awalnya kayak ada pletik-pletik gitu Pak di salah satu toko," tutur salah seorang saksi mata berinisial N di lokasi kejadian, Kamis (23/04/2026).

Api yang merambat dengan cepat sempat memicu kepanikan warga, terutama mereka yang tinggal di sisi barat pasar. Material bangunan lapak yang terdiri dari bata tembok dengan atap galvalum tidak mampu membendung amuk si jago merah. Tercatat, 41 lapak milik sekitar 15 pedagang terdampak langsung oleh musibah ini.

Selain itu, petugas pemadam kebakaran (Damkar) masih terus berjibaku di lokasi untuk melakukan pembasahan hingga pukul 05.12 WIB. Meski api sudah mulai terkendali dan tidak sebesar saat awal kejadian, armada tambahan terpantau masih terus berdatangan ke area pasar.

"Masih pembasahan ini. Tidak sebesar awal, tapi pemadam masih terus datang," kata warga lainnya.

Hingga saat ini, arus lalu lintas di sekitar Pasar Baru Tuban sempat mengalami ketersendatan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi serta tingginya mobilitas mobil pemadam yang keluar masuk area pasar. Pihaknya juga belum mengetahui secara pasti penyebab dari kebakaran tersebut. Pihak Polres Tuban masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan pemicu munculnya api. tb-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…