Mobil Tabrak Keramaian di Brasil, 1 Bayi Tewas dan 17 Orang Luka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, RIO DE JANEIRO - Sebuah mobil menabrak kerumunan pejalan kaki di kawasan wisata pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Brasil, Kamis (18/1/2018), menewaskan seorang bayi dan melukai 17 orang lainnya. Dilansir dari AFP, kaca depan mobil hitam tersebut hancur dan berserakan di pasir pantai. Sekretaris dinas kesehatan Rio de Janeiro mengatakan seorang bayi perempuan berusia 9 bulan tewas dalam kecelakaan tersebut. "Pengemudi kehilangan kendali, sehingga mobilnya naik ke trotoar," katanya. Seorang petugas kepolisian menjelaskan pengemudi mobil mengalami serangan kejang epilepsi. Petugas juga menemukan obat anti-epilepsi di dalam mobilnya. Sebelum peristiwa terjadi, banyak orang termasuk turis sedang menikmati suasana dengan berjalan-jalan selama liburan musim panas. Saksi mata mendekripsikan kejadian itu sebagai insiden yang tragis karena korban luka parah harus menahan kesakitan sambil menunggu pertolongan medis. "Ada seorang anak yang terluka, menurutku lengannya patah." ujar Roberto Miguel, salah satu karyawan restoran di pantai. Dia mengatakan kerumunan orang yang marah mengelilingi mobil itu. "Pengemudi berada di dalam mobil sampai polisi tiba dan ketika dia keluar, dia selamat dan baik-baik saja," katanya. Petugas restoran lainnya, Cristo Fortinol, mengatakan banyak korban terluka harus menunggu tim medis tiba di lokasi. "Sangat mengejutkan karena ambulans dan medis datang lebih dari 45 menit kemudian. Ada banyak orang dan anak yang kesakitan," ucapanya.
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…