Ajari Staf Ahli Korea Selatan Belajar Bahasa Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perkembangan UPT Bahasa dan Budaya ITS dari masa ke masa semakin memperlihatkan hasil positif. Hal ini dibuktikan dengan makin banyaknya mahasiswa asing yang mempelajari bahasa Indonesia di UPT tersebut. Bahkan, UPT Bahasa dan Budaya ini dipercaya untuk memberikan service kepada Konsulat Taiwan di Surabaya. Tidak mengherankan jika UPT Bahasa dan Budaya ITS makin diminati sebagai pusat belajar bahasa bagi warga asing. Baru-baru ini, UPT Bahasa dan Budaya ITS kembali dipercaya untuk memberikan pelatihan spesial kepada seorang staf ahli dari Korea yang juga menjadi salah satu staf ahli di Teknik Perkapalan ITS. Menurut Ratna Rintaningrum PhD, selaku Kepala UPT Bahasa dan Budaya ITS mengatakan bahwa kepercayaan ini merupakan sesuatu yang spesial bagi ITS, khususnya UPT Bahasa dan Budaya. “Ia memilih belajar bahasa Indonesia di unit ini. Namanya, Hong Sung Chul, seorang Expert Engineer dari Korea Selatan mempelajari bahasa Indonesia dan harus hadir 2 kali seminggu di UPT Bahasa dan Budaya”, ungkap Ratna. Ketika dikonfirmasi, Ratna mengatakan bahwa dirinya juga ikut mengajar dan membimbing Hong dalam belajar Bahasa Indonesia. “Karena yang belajar seorang staf ahli dari luar negeri, maka sebagai Ka UPT Bahasa dan Budaya ikut merasa wajib memberikan layanan dan performance yang terbaik bagi customer-nya”, jelasnya. "Bagi bangsa Indonesia, status bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional, dan bahasa resmi kenegaraan. Dan bagi orang asing, status Bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa asing (foreign language) yang penting dipelajari untuk kegiatan bisnis dan lainnya”, imbuhnya. Menurut Ratna, proses belajar Bahasa dan Budaya Indonesia mengombinasikan beberapa strategi mengajar, indoor learning dan outdoor learning. Dalam pembelajaran indoor learning, belajar dilakukan di dalam kelas dengan menggunakan multi media pembelajaran, misalnya screen,komputer dilengkapi dengan internet, LCD, speaker lokal, dan amplifier lokal. “Media pembelajaran yang disebut terakhir merupakan media terbaru, karena selama ini menggunakan central control. Sekarang sudah dikembangkan ke arah lokal kelas, sehingga setiap kelas di UPT Bahasa dan Budaya sudah memiliki independensi untuk setting up local sound, yang tidak tergantung pada sound central”, ungkap Ratna. “Dengan menggunakan LCD, berdasarkan pengalaman mengajar mahasiswa asing dan lainnya, cukup mempermudah mereka untuk menulis ulang materi yang diajarkan dan memahaminya. Selain itu juga berfungsi untuk memberi peluang pada mereka untuk bertanya tentang materi yang diajarkan. Manfaat yang lain adalah pembelajaran berlangsung efektif dan efisien, alurnya juga runtut, dan terkesan modern”, jelasnya lebih lanjut . Selain itu, Ratna juga mengatakan bahwa dirinya memberi kesempatan mahasiswa untuk bercakap-cakap dengan orang Indonesia yang ada di dekatnya. Instruktur hanya bertugas sebagai fasilitator dan tetap memberi pengarahan dan mendampingi. “Karena belajar bahasa tidak bisa dilepaskan dengan pembelajaran budaya. Outdoor learning ini cara yang paling ampuh untuk mempelajari budaya material, misalnya kuliner. Bahkan bisa terjadi food exchange, yaitu saling memperkenalkan kuliner negara masing-masing," pungkas Ratna.ifw
Tag :

Berita Terbaru

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ponorogo melurug Kantor Kejaksaan Negeri …

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Bahlil, Rangkap Jabatan Baru

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi.com, Jakarta : Bahlil Lahadalia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi…

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus berupaya membuka peluang investasi untuk mendorong…

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus berupaya merealisasikan pembangunan Kawasan Sport Centre di Lapangan Surodinawan,…