Rusia Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pada akhir Desember lalu, Rusia dan Turki menandatangani sebuah perjanjian pinjaman mengenai pasokan S-400 Rusia ke Turki. Kedua belah pihak sepakat pesanan yang akan diberikan pada bulan September mendatang. Angkatan bersenjata Rusia telah menggunakan sistem S-400 sejak 2007. MOSKOW, Yuri Kowalsky. Rusia membuka peluang bagi Amerika Serikat (AS) untuk membeli sistem pertahanan rudalnya, S-400, jika memang tertarik. Rusia tidak akan terganggu dengan hal itu. Hal itu dikatakan oleh CEO Rostec, perusahaan Rusia yang membuat sistem pertahanan itu, Sergey Chemezov dalam sebuah wawancara dengan Washington Post. "S-400 bukanlah sistem ofensif, melainkan sistem pertahanan. Kita bisa menjualnya ke orang Amerika jika mereka menginginkannya. Jadi, sebenarnya tidak ada masalah dari sudut pandang strategis," kata Chemezov seperti dikutip dari Sputnik. Ketika ditanya apa alasan yang berada di balik penjualan sistem pertahanan tersebut ke Turki, Chemezov menjawab bahwa menjual S-400 kepada anggota NATO tidak membahayakan keamanan Rusia. Sebagaimana diketahui, Turki adalah anggota dari pakta pertahanan bentukan AS tersebut. "Sebaliknya, jika sebuah negara mampu memastikan keamanan wilayah udaranya, akan terasa lebih aman. Dan mereka yang mungkin memiliki niat untuk menyerang negara itu akan berpikir dua kali," Chemezov menjelaskan. Lebih jauh, pemimpin Rostec tersebut mengatakan bahwa sistem semacam itu mendapat banyak permintaan di banyak negara dan Rusia memiliki banyak permintaan. 04
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…