SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai salah satu rangkain menyambut Peringatan Hari Bumi, saat ini PEmerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup wilayahnya dan warga sekitar bersama secara serentak menanam 20 ribu bibit pohon pada momentum peringatan Hari Bumi 2026.
Diketahui, Pemkab saat ini telah berkomitmen menggalakkan gerakan penanaman 20 ribu bibit pohon bertajuk "Situbondo Menanam Pohon Selamatkan Bumi", dengan berbagai jenis itu memilih sejumlah titik wilayah yang diidentifikasi rawan terjadi bencana alam banjir dan longsor.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari merawat bumi, apalagi Situbondo sudah beberapa kali dilanda banjir, dan banjir teori paling dasar karena hutannya gundul, maka dari itu penanaman pohon ini jadi bagian ikhtiar kami selain berdoa," ujar Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Kamis (23/04/2026).
Lebih lanjut, adanya gerakan penanaman puluhan ribu pohon tersebut merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana berbasis ekosistem, dengan gerakan menanam pohon atau penghijauan di lereng pegunungan termasuk di bantaran sungai. Sehingga, dengan adanya penanaman pohon ini, diharapkan mampu memperkuat struktur tanah dan sehingga mampu mengurangi risiko bencana longsor dan banjir, serta diharapkan pula mampu meningkatkan daya serap air tanah.
"Selama kepemimpinan saya, gerakan penanaman pohon ini terus berjalan, dan bahkan seterusnya, karena ini soal ujar Bupati Rio.
Selain itu, pemerintah daerah setempat juga telah bekerja sama dengan Perhutani dalam merawat bibit pohon yang sudah ditanam pada hari ini. Diketahui, gerakan menanam puluhan ribu bibit pohon pada momentum peringatan Hari Bumi Tahun 2026, tersebar di beberapa titik, di antaranya Kecamatan Kendit, Kecamatan Mlandingan, Banyuglugur, termasuk di Jatibanteng. st-01/dsy
Editor : Redaksi