SURABAYAPAGI, Pasuruan- Pemerintah Kota Pasuruan mendapatkan bantuan beras bersubsidi (Rasidi) dari Pemprop Jatim melalui Dinas Sosial Pemerintah Propinsi Jatim sebanyak 3.020 KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Masing-masing KK (Kepala Keluarga) mendapatkan beras bersubsidi sebanyak 20 kg. Mereka tersebar di 12 kelurahan di empat kecamatan. Penyerahan bantuan digelar di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Purworejo, langsung oleh Kepala Dinas Sosial, Dr. Sukesi, Apt,
“Beras bantuan ini dari Bapak Gubernur Jatim, Soekarwo. Beliau berpesan agar beras bantuan ini dimanfaatkan sendiri. Tidak boleh dijual. Sekali lagi, tidak boleh dijual,” pesan Sukesi kepada seluruh penerima bantuan yang berkumpul di Pendopo Kelurahan. Kata Sukesi, biasanya kalau dirasa mendapatkan banyak beras, separuh dimasak sendiri, sedang separuhnya dijual.
Dijelaskan, tujuan diberikannya bantuan ini adalah untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin, meningkatkan ketahanan pangan keluarga miskin dan berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan di Kota Pasuruan, dan Jawa Timur pada umumnya. Untuk meringankan beban pengeluaran keluarga miskin, harga tebus beras bersubsidi ini hanya Rp1.600/kg.
Diakui Sukesi, Rasidi diberikan oleh Gubernur Jawa Timur, selain karena daya beli masyarakat menurun, juga karena kenaikan harga beras di pasaran naik mencapai 26 persen. Sehingga menurut BPS, bila harga beras naik 26 persen akan bisa meningkatkan kemiskinan sekitar 2,06 persen.
Walikota Pasuruan, H. Setyono, mengatakan, di Kota Pasuruan keluarga miskin tercatat sebesar 15.359 rumah tangga. Dari jumlah itu, sebagian sudah mendapatkan bantuan non tunai dari Kementrian Sosial. Sedang sekitar 6.816 lainnya belum mendapatkan bantuan. “Alhamdulillah sekarang ada bantuan dari Bapak Gubernur Jatim untuk 3.020 rumah tangga. Atas bantuan ini kami ucapkan banyak terima kasih,” kata Walikota kepada Sukesi, Kepala DInas Sosial Jatim yang duduk di sampingnya.
Untuk mengatasi kekurangan sisanya, Walikota membuat program bantuan yang sama dibagikan kepada sekitar 2.000 lebih rumah tangga. Bantuan ini dianggarkan melalui APBD tahun ini. Sekarang tinggal sisanya lagi, akan diupayakan melalui otak-otik APBD Kota Pasuruan lagi.dir
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB
Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…
Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB
Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB
SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…
Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB
Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…
Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB
Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…
Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB
Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…
Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB
Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…