Bulan Lahir dari Pusaran 'Donat'?

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tim gabungan dari Universitas Harvard mengumumkan teori baru soal pembentukan Bulan. Tim ini mengatakan Bulan terbentuk di dalam penguapan batu raksasa berbentuk donat yang berputar. Objek berbentuk donat itu muncul sebagai dampak tumbuhan antara benda langit dan Bumi. Teori itu menyampaikan Bulan, terbentuk di dalam materi berbentuk donat tersebut. Teori ini menunjukkan, di masa lalu terjadi tabrakan raksasa yang menghancurkan Bumi. Tabrakan ini menggelembungkan awan batuan menguap berbentuk donat raksasa. Di dalam pusaran kosmis donat itu terbentuklah Bulan. Teori ini disebut dengan sinestia. Dikutip dari NBCnews, Senin 5 Maret 2018, teori baru ini membantah teori populer pembentukan Bulan yang sudah lama diyakini yakni teori Theia. Dalam teori populer itu, Bulan lahir diawali dari tumbukan Bumi dengan objek seukuran Planet Mars, dinamakan Theia. Tumbukan itu mengeluarkan bagian mantel Bumi yang berupa batuan cair dan logam, meninggalkan Bumi. Seiring waktu, materi mantel Bumi dan puing tumbukan bergabung membentuk Bulan. Tim ilmuwan Universitas Harvard melihat teori Theia punya kelemahan yang mendasar. Dalam simulasi komputer, tim menemukan ada yang lemah dalam teori Theia. Peneliti mengatakan, seharusnya jika Bulan lahir dari tumbuhan Bumi dan Theia, maka komposisi Bulan berbeda dengan Bumi. "Bumi punya komposisi yang sangat khas. Jika Anda melihat elemen pembentuk batuan utama, Bulan terlihat persis sama dengan Bumi," ujar peneliti Universitas Harvard yang terlibat dalam studi itu, Simon Lock. Sementara itu, teori yang ditawarkan tim Universitas Harvard, yakni Bulan terbentuk di dalam Bumi yang menguap, bisa menjelaskan komposisi Bulan dan Bumi saat ini. Salah satu rekan penulis studi itu, Sarah Stewart mengatakan, teori sinestia merupakan pemikiran satu dekade yang intens mendalami proses pembentukan Bulan. Namun, peneliti menyadari masih ada penelitian lebih lanjut untuk mematangkan teori ini. "Kami mempublikasikan ini untuk mengatakan inilah cara kami melakukan dengan cara baru. Inilah mengapa kami berpikir mengarahkan pada cara yang baru," tuturnya. Teori sinestia ini mendapat sorotan dari peneliti pembentukan Bulan. Pakar geofisika Universitas California Los Angeles, Paul Warren mengakui teori sinestia memang menawarkan gagasan yang inovatif, tapi ada keterbatasan. Menurut Warren, jika menganut teori itu, Bulan terbentuk perlu dampak yang sangat raksasa. "Meskipun hal itu masuk akal, saya yakin beberapa pakar pertumbuhan planet yang lain tak begitu yakin dengan teori itu," tutur Warren. Senada, pakar geokimia isotop Universitas Gottingen Jerman, Andreas Pack pesimistis dengan teori Bulan terbentuk di dalam pusaran donat tersebut. “Modelnya sangat rumit dan makin rumit modelnya, semakin mudah menyesuaikan model itu untuk menjelaskan apa pun," kata dia. (viv/cr)
Tag :

Berita Terbaru

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Home Care Jember Jadi Layanan Jemput Bola sampai Pelosok Desa, Pertama di Indonesia

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menghadirkan inovasi layanan kesehatan melalui Program Home Care yang mengusung konsep jemput …

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Gencarkan Homecare di Rowotamtu Rambipuji, Gus Fawait Pimpin Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memaksimalkan pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan dan pengentasan kemiskinan. Paling a…

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Bangun Ekosistem Futsal Usia Muda Lewat Wondr Futsal Series 2026

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:43 WIB

Surabaya Pagi – Membangun talenta muda ekosistem olahraga Futsal Games of Society menggelar Wondr Futsal Series 2026. Even tersebut resmi dirgulir di Surabaya, …

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Lewat JConnect, Bank Jatim Boyong Dua Penghargaan Sekaligus

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Komitmen PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dalam menghadirkan layanan perbankan digital yang inovatif kembali…

Kebakaran Melanda wilayah Kabupaten Blitar, Kurun Waktu Bulan Juli 2026 Capai Puluhan Kali.

Kebakaran Melanda wilayah Kabupaten Blitar, Kurun Waktu Bulan Juli 2026 Capai Puluhan Kali.

Jumat, 31 Jul 2026 13:36 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Seiring musim kemarau yang panjang termasuk wilayah Blitar Raya (Kabupaten/Kota) terjadi kebakaran pemukiman dan beberapa rumah b…

Prabowo Inginkan Truk hingga Sepeda Motor Berbasis Energi Listrik

Prabowo Inginkan Truk hingga Sepeda Motor Berbasis Energi Listrik

Jumat, 31 Jul 2026 08:30 WIB

Jumat, 31 Jul 2026 08:30 WIB

SURABAYAPAGI.com – Presiden Prabowo Subianto menginginkan semua kendaraan yang beroperasi di Indonesia mesinnya diubah jadi berbasis energi listrik. Menurutnya …