Inilah 4 Cara Memasak yang Bisa Bikin Kadar Sehat Makananmu Berkurang!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Tiada yang lebih baik dari makanan yang dimasak sendiri. Selain lebih murah, bahan masakan yang kita pilih tentu saja kita pilih yang terbaik, aman dan higienis. Tapi bagaimana dengan cara masaknya? Apakah yang biasa kamu lakukan sudah baik? Yuk cek di bawah. 1. Menggunakan bumbu penyedap rasa **foto** Menambah penyedap rasa memang terasa lebih enak, apalagi untuk kita yang belum terbiasa masak. Tapi ini tidak terlalu bagus untuk kualitas masakan kamu. Untuk kadar rasa lebih baik kamu menambahkan garam saja sebagai pilihan. Tapi jangan berlebihan karena kebanyakan sodium dalam tubuh bisa menyebabkan retensi cairan. Taburkan secukupnya. Dan lebih baik lagi, gunakan rempah-rempah. Karena berasal dari tanaman, tentu saja remah-rempah lebih sehat dan rasanya lebih istimewa. 2. Menggunakan bahan yang mengandung ’rendah lemak’ Buat kamu para pecinta diet, pasti kamu mengonsumsi cemilan yang ada label low fat-nya. Namun, perlu kamu tahu bahwa para ahli gizi menetapkan bahwa ada banyak lemak sehat yang dapat dimanfaatkan oleh tubuh. Lemak sehat sebenarnya dapat memberi kamu energi, melindungi organ-organ, dan memungkinkan penyerapan vitamin A, D, E, dan K. Jadi berpikirlah 2 kali jika ingin menggunakan bahan yang berlabel rendah lemak karena tubuh kita juga membutuhkan asupan lemak. 3. Memasak sayuran terlalu matang **foto** Banyak yang percaya bahwa mengonsumsi sayuran mentah adalah cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi. Cara kita mengolah sayuran memiliki pengaruh penting terhadap aktifitas antioksidan yang terkandung di dalamnya. Semakin lama, maka semakin banyak vitamin yang keluar dan terbuang ke dalam air. Meskipun masih diperdebatkan, tetapi memasak terlalu matang dapat menurunkan tingkat gizi pada makanan dari 15 hingga 55 persen menurut lapora The New York Times. 4. Mengupas semua buah atau sayuran **foto** Ada banyak nilai gizi yang terkandung dalam kulit pada buah atau sayuran. Memang terkadang kulit luar itu kotor, tapi kamu bisa mencucinya hingga bersih dan ikut memasak dan memakannya untuk mendapatkan nutrisi tambahan. Kulit yang tidak dikupas tersebut mengandung banyak serat yang juga baik bagi pencernaan manusia. Serat membantu mengeluarkan kotoran di dalam tubuh, membantu mengurangi penyerapan kolesterol dan membantu kita tetap kenyang lebih lama. Menurut Ahli diet, Themis Chryssidis dari Sprout Cooking School di dunia ini hampir tidak ada buah ataupun sayuran yang tidak bisa di makan dengan kulitnya. idn
Tag :

Berita Terbaru

DPRD Soroti Kinerja OPD Kota Madiun, Sejumlah Target LKPJ 2025 Tak Tercapai ‎

DPRD Soroti Kinerja OPD Kota Madiun, Sejumlah Target LKPJ 2025 Tak Tercapai ‎

Rabu, 22 Apr 2026 13:40 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - DPRD Kota Madiun mencatat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) belum memenuhi target kinerja dalam Laporan Keterangan P…

Antisipasi Kekeringan 2026, Pemkab Lamongan Jaga LTT dan Irigasi

Antisipasi Kekeringan 2026, Pemkab Lamongan Jaga LTT dan Irigasi

Rabu, 22 Apr 2026 13:08 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com,  Lamongan - Memasuki musim kemarau pasti tidak jauh dari kondisi kekeringan hingga banyak meresahkan warga terkait krisis air hingga masalah …

Percepat Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Malang Bakal Targetkan 30 Persen

Percepat Pemenuhan Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Malang Bakal Targetkan 30 Persen

Rabu, 22 Apr 2026 13:07 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya dalam percepatan untuk pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH), Pemerintah Kota (Pemkot) telah menargetkan 30 perrsen.…

Karyawan Koperasi di Gresik Dikeroyok Rekan Kerja, Diduga Terkait Tuduhan Kebocoran Data Nasabah

Karyawan Koperasi di Gresik Dikeroyok Rekan Kerja, Diduga Terkait Tuduhan Kebocoran Data Nasabah

Rabu, 22 Apr 2026 12:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Seorang karyawan koperasi berinisial F menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh kepala cabang bersama dua rekan k…

Stok LPG 12 Kg di Kota Malang Langka, Harga Tembus Rp218.500 per Tabung

Stok LPG 12 Kg di Kota Malang Langka, Harga Tembus Rp218.500 per Tabung

Rabu, 22 Apr 2026 12:00 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 12:00 WIB

SURABAYAPAGI.com,  Malang - Beberapa minggu-minggu ini pasca langka nya tabung gas LPG melon 3 Kilogram (Kg), kini stok untuk tabung gas LPG ukuran 12 kg juga …

Hari Kartini 2026, PLN UID Jatim Gelar Edukasi Listrik dan Program Pemberdayaan Perempuan

Hari Kartini 2026, PLN UID Jatim Gelar Edukasi Listrik dan Program Pemberdayaan Perempuan

Rabu, 22 Apr 2026 11:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 11:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur sebagai momentum untuk memperkuat…