Jepang Sedang Cuaca Ekstrem, Bunuh 300 Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Sebanyak 300 warga di Jepang tewas sepanjang Juli tahun ini akibat cuaca ekstrem yang terjadi di negara tersebut. Pemerintah Jepang mengatakan, suhu panas yang melanda Negeri Sakura saat ini menjadi temperatur paling tinggi dalam sejarah. Seperti diwartakan Anadolu Agency yang mengutip sumber berita lokal, Selasa (31/7) Badan Penanggulangan Bencana dan Situasi Darurat Jepang melaporkan, cuaca ekstrem itu juga telah menyebabkan ribuah warga lainnya dilarikan ke rumah sakit hanya dalam kurun waktu satu bulan. Badan Penanggulangan Bencana dan Situasi Darurat Jepang mengatakan, suhu di negara tersebut mencapai 40 derajat celcius. Mereka mengatakan, suhu serupa juga terjadi di seantero negara tersebut selama kurun waktu yang sama. Lebih dari 200 kematian disebabkan oleh hujan deras dan banjir yang dipicu oleh gelombang panas yang memecahkan rekor. Sementara, sisanya terjadi karena masalah kesehatan terkait panas. Menurut kantor berita Kyodo, lebih dari 57 ribu orang mencari perawatan di rumah sakit antara 30 April dan 29 Juli. Sebelumnya, hujan lebat yang berlangsung selama beberapa hari sempat menyebabkan banjir dan tanah longsor di Jepang barat daya. Peristiwa tersebut menyebabkan tewasnya 122 orang. Pejabat dan laporan mengatakan lebih dari 80 orang masih belum ditemukan, banyak dari mereka di daerah Hiroshima yang paling parah. Pemerintah setempat telah membentuk gugus tugas untuk mempercepat pengiriman pasokan dan dukungan lain untuk pusat-pusat evakuasi dan penduduk di wilayah tersebut. Tetapi jalan-jalan yang terganggu dan transportasi darat lainnya telah menunda pengiriman, meningkatkan kekhawatiran akan kekurangan pasokan pangan.
Tag :

Berita Terbaru

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Menkes "Angkat Tangan" Soal Mutasi Ketua Umum IDAI

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:32 WIB

Konsultan Senior Jantung Anak Merasa Keputusan Mutasinya Dilandasi 'abuse of power'      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me…