Ada Bakteri Baru yang Disebut Sindrom Nasi Goreng

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Seorang wanita asal Texas, Amerika Serikat telah melaporkan restoran buffet atau prasmanan lokal ke polisi dan meminta ganti rugi, karena ia mengklaim dirinya menderita ’Fried Rice Syndrome’ atau Sindrom Nasi Goreng’ setelah bersantap di restoran tersebut. Wanita bernama Germaine Mobley itu mengaku makan di restoran Asian King Buffett di Waxahachie, Texas pada tahun 2016 lalu. Ia merupakan pelanggan tetap restoran tersebut dan telah berulang kali datang ke sana. Sebelum menderita kondisi medis yang sering disebut Sindrom Nasi Goreng tadi, wanita berusia 62 tahun tersebut makan nasi goreng di restoran itu bersama temannya. Demikian menurut dokumen pengadilan. "Semuanya terasa baik-baik saja. Setelah kami makan, saya mulai merasa tidak enak saat berada di perjalanan pulang ke rumah," ucapnya dikutip oleh Daily Mail, Rabu, 1 Agustus 2018 Kondisi kesehatannya pun menurun dengan cepat setelah ia sampai di rumah. "Saya mulai muntah-muntah. Keesokan paginya saya kesulitan bernapas, lalu suami saya menelepon ambulans," ujarnya. Dokumen pengadilan menyatakan bahwa gejala-gejala tersebut disebabkan oleh mengonsumsi nasi goreng yang dicurigai telah terkontaminasi bakteri Bacillus cereus. Bacillus cereus adalah bakteri yang memproduksi racun dan umumnya terdapat pada makanan yang didiamkan terlalu lama di suhu ruang. Menurut Food and Drug Administration (FDA), bakteri itu juga umum terdapat di dalam nasi goreng. Ini lah yang kemudian membuat mereka yang terkena infeksi bakteri itu disebut menderita Sindrom Nasi Goreng. Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS mengatakan, infeksi bakteri itu cenderung berlangsung hingga 24 jam. Mobley sendiri mengklaim dirinya dirawat di ICU selama delapan hari dan dua hari di antaranya ia bahkan membutuhkan ventilator untuk membuatnya tetap bertahan hidup. Ia juga mengaku tersedak dengan muntahnya sendiri saat mengenakan masker oksigen. "Sindrom Nasi Goreng terdengar seperti lelucon, tapi itu sangat serius," kata pengacara Mobley, Kathryn Knotts. "Mereka (Asian King) tidak menjaga makanan mereka di suhu yang tepat atau membiarkannya berada di suhu ruang dalam waktu yang lama," ucapnya menambahkan. Mobley juga mengaku ia sempat tidak bisa berjalan selama satu minggu setelah keluar dari rumah sakit. Ia lantas dipaksa melakukan rehabilitasi selama tiga bulan. Ia juga mengalami komplikasi karena mengonsumsi nasi goreng di restoran tersebut. "Saya tak pernah bermimpi bisa sakit karena makan di luar rumah. Sekarang saya tidak akan makan nasi prasmanan lagi di mana pun," ujar Mobley. Pihak restoran sendiri diketahui menyangkal bahwa mereka melakukan kesalahan dalam menyimpan makanan, dan menyediakan bukti-bukti pendukungnya. "Anda mengambil risiko sakit saat makan nasi prasmanan. Anda bisa jadi korban selanjutnya," katanya menambahkan.
Tag :

Berita Terbaru

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Bagi para pecinta alam dan pendaki gunung di tanah air kembali bergembira pasca diumumkannya secara resmi pembukaan kembali jalur…

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Gaji PPPK Trenggalek Terancam Dipangkas Imbas Efisiensi Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Terkait penerapan aturan batas maksimal belanja pegawai 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD,…

Banjir Rob Luapan Air Laut Rendam Margomulyo Surabaya, Lalin Sempat Lumpuh Total

Banjir Rob Luapan Air Laut Rendam Margomulyo Surabaya, Lalin Sempat Lumpuh Total

Kamis, 23 Apr 2026 13:04 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fenomena luapan air laut yang berada di Surabaya mengakibatkan arus lalu lintas sempat lumpuh total dan kepadatan kendaraan…

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Pemkot Surabaya Siapkan Strategi Tarik Wisatawan Lewat Rangkaian Kegiatan HJKS

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 12:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui sejumlah kegiatan atraktif dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Ke-733 Kota Surabaya (HJKS), Pemerintah Kota (Pemkot)…

Dukung Pelaksanaan Haji 2026, Pemkab Gresik Sediakan Obat dan Kursi roda bagi CJH

Dukung Pelaksanaan Haji 2026, Pemkab Gresik Sediakan Obat dan Kursi roda bagi CJH

Kamis, 23 Apr 2026 12:01 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Dalam rangka mendukung Musim Haji 2026 berjalan dengan aman dan lancar khususnya kesehatan dan mobilitas selama pelaksanaan ibadah…

Peringati Hari Bumi, Pemkab itubondo Galakkan Gerakan Tanam 20 Ribu Bibit pohon

Peringati Hari Bumi, Pemkab itubondo Galakkan Gerakan Tanam 20 Ribu Bibit pohon

Kamis, 23 Apr 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai salah satu rangkain menyambut Peringatan Hari Bumi, saat ini PEmerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo bersama Aparatur…