Emas Jatuh Seiring Penguatan Dolar AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Chicago - Mengutip Xinhua, Kamis, (2/8) indeks dolar Amerika Serikat (USD), indeks greenback terhadap sekeranjang mata uang asing utama, naik 0,21 persen menjadi 94,475 pada 1622 GMT. Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah. Jika USD naik, emas berjangka akan turun karena emas, diukur dengan USD menjadi lebih mahal bagi investor. Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Adapun kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun sebanyak USD6,00 atau 0,49 persen menjadi ditutup pada USD1.227,60 per ons. Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 10,7 sen AS atau 0,69 persen menjadi ditutup pada USD15,452 per ons. Platinum untuk Oktober turun sebanyak USD28,60 atau 3,38 persen menjadi menetap di USD817,20 per ons. Sementara itu, Wall Street sangat memperhatikan keputusan kebijakan terbaru Federal Reserve. The Fed mempertahankan suku bunga utama atau mempertahankan kisaran target suku bunga acuannya di 1,75 persen hingga dua persen, bank sentral mengatakan dalam sebuah pernyataan setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari. Di sisi ekonomi, aktivitas manufaktur AS tumbuh lebih lambat pada Juli, menurut survei yang dirilis oleh Institute for Supply Management pada hari Rabu. Indeks manufaktur terdaftar 58,1 persen pada Juli, turun dari pembacaan Juni 60,2 persen, kehilangan konsensus pasar, kata survei. Pasar tidak begitu beraksi terhadap keputusan the Fed karena sesuai harapan di mana bank sentral akan mendorong kebijakan suku bunganya, dengan USD sedikit lebih kuat terhadap sekeranjang mata uang dan imbal hasil obligasi AS sedikit berubah. Ketua Fed Jerome Powell baru-baru ini mengatakan ekonomi berada di tempat yang benar-benar baik dan berjanji untuk melanjutkan kenaikan bertahap dalam biaya pinjaman untuk mempertahankan ekspansi ekonomi AS terpanjang kedua dalam catatan. jr
Tag :

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…