Tukang Sapu PN Surabaya Raih Gelar Doktor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Nasib seseorang hanya Tuhan yang tahu. Siapa sangka seorang pria biasa yang awal karirnya hanya sebagai tukang sapu di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, kini mampu meraih gelar doktor Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dengan hasil memuaskan. Memang butuh waktu cukup lama bagi Panitera Tingkat Pertama di PN Kendal ini untuk menuntaskan kuliah S3-nya. Penyebabnya karena tugas sebagai Panitera di lingkungan PN Kendal sangat menyita waktunya. Untuk itu, pihaknya harus pandai mengatur dan membagi waktu antara kerja, keluarga dan kuliah. Meski sempat pontang-panting, akhirnya Ia sukses menyelesaikan disertasinya sebagai syarat utama dia berhak menyandang gelar doktor. Ujian terbuka yang dilaksanakan di Ruang Meeting lantai 1, Gedung Graha Wiyata Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Jumat (3/8). Tukang sapu tersebut tak lain adalah Panitera Tingkat Pertama di PN Kendal, Dr Soedi Wibowo. Ia mengaku sangat bersyukur dengan hidayah dari Allah SWT ini. "Alhamdulillah, saya bersyukur dengan apa yang diberikan Allah kepada saya. Usaha ini saya mulai dari nol, sejak jadi tukang sapu di PN Surabaya hingga sampai seperti ini," katanya usai rapat terbuka penyampaian disertasinya, Jumat (3/8). Mantan Wakil Panitera PN Surabaya ini pun mengangkat disertasi yang tak jauh dari pekerjaannya saat ini. Judulnya yakni "Urgensi Berita Acara Sidang Berbasis Teknologi Infomasi Untuk Mewujudkan Visi Peradilan Yang Agung" (Studi kasus di wilayah PN Kendal). Soedi mengaku, mengangkat masalah pentingnya berita acara sidang ini menjadi disertasi telah melalui berbagai pertimbangan matang. Menurut dia, pemahaman terkait pentingnya berita acara persidangan ini digunakan sebagai dokumen dalam persidangan. Sebab menurutnya berita acara persidangan memilik karakter penting dalam suatu sidang. "Berita acara merupakan dokumen penting dalam peradilan. Dan juga sebagai akta otentik dalam menyatakan pertimbangan hukum dan amar putusan," ucapnya. Ia menambahkan, sebelum dipercaya menjabat Panitera Pertama PN Kendal hingga memperoleh gelar doktor. Soedi memulai karir dari nol. Ia bercerita, awalnya bekerja sebagai tukang sapu di PN Surabaya. Saat itu, Ia meneruskan pekerjaan ayahnya, almarhum Ridwan, dan ibunya, Pati, yang juga bekerja sebagai tukang sapu dan jaga malam di PN Surabaya. "Sejak kecil saya hidup di Pengadilan. Memang saya bukan lahir dari keluarga yang mampu, jadi harus membantu ayah saya membersihkan Pengadilan. Alhamdulillah, berkat doa dan usaha keras, akhirnya saya berhasil mendapat gelar dokter ini," ungkapnya. Pria yang beberapa tahun lagi memasuki masa pensiun ini mengaku, tidak pernah menyangka jika dirinya yang awalnya menjadi tukang sapu, bisa meraih gelar dan jabatan seperti sekarang ini. Meski pernah menjadi tukang sapu, Ia tak pernah merasa malu atau gengsi dengan pekerjaannya yanh dulu. Justru sebaliknya, dengan meneruskan pekerjaan sang ayah dengan rasa senang dan bangga, Ia mengaku bisa seperti sekarang ini. "Hasil yang saya dapat dan peroleh ini merupakan buah dari kerja keras dan doa dari semua orang. Terutama saya berterima kasih kepada Allah dan orang tua saya yang telah membuat saya sampai sekarang ini," pungkasnya.nbd
Tag :

Berita Terbaru

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Kejaksaan Didesak Telusuri Uang Anggota KPRI Sejahtera Jombang yang Capai Miliaran

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 18:51 WIB

SURABAYA PAGI, Jombang- Aktivis dari LSM ALMAS Independen, Arifin mengungkapkan kejanggalan dalam kasus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sejahtera…

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Diikuti Ratusan Regu, Gerak Jalan Kota Mojokerto Meriah Bertabur Kostum Menarik

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 15:07 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Sebanyak 120 regu pelajar dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti Lomba Gerak Jalan Merah Putih Kota Mojokerto, Sabtu (2…

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Setelah APJ, Pemkab Madiun Siapkan Skema KPBU untuk Pembangunan Jalan

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:59 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun –Pemerintah Kabupaten Madiun siapkan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur jembatan dan…

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

SIMGROUP Perkuat Transformasi dan Budaya Inovasi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:21 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Swakarya Insan Mandiri atau SIMGROUP memasuki usia ke-19 dengan membawa semangat transformasi dan inovasi. Mengusung tema Leading t…

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

ORADO Jatim Bidik Lahirnya Atlet Domino Baru Lewat Turnamen Jurnalis Kemerdekaan 2026

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 13:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan domino sebagai cabang olahraga yang mengedepankan s…

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

KPU Kota Blitar Gelar Bedah Buku Catatan Teknis Pilkada 2024

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Kantor KPU Kota Blitar gelar bedah buku tentang catatan teknis penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 silam, pada Jumat, (…